Breaking News:

Komplotan Maling Dibekuk Polresta Cirebon, Gara-gara Nyolong Rokok dan Cokelat di Minimarket

Petugas Polresta Cirebon berhasil membekuk komplotan maling minimarket yang beroperasi di wilayah Kabupaten Cirebon.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Para tersangka yang mencuri barang dagangan minimarket saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, CREBON - Petugas Polresta Cirebon berhasil membekuk komplotan maling minimarket yang beroperasi di wilayah Kabupaten Cirebon.


Komplotan maling spesialis minimarket tersebut beranggotakan tiga orang yang telah ditetapkan tersangka dan masing-masing beranisial AH (44), AG (25), serta HD (23).


Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, aksi ketiga tersangka membobol minimarket di Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, diketahui pada Minggu (17/4/2022).

Baca juga: Detik-detik Minimarket di Pasir Jambu Ambruk, Karyawan Berhamburan Selamatkan Diri


Saat itu, menurut dia, komplotan tersebut membawa kabur sejumlah barang yang dijual di minimarket itu, dari mulai rokok berbagai merek, cokelat, dan lainnya.


"Perbuatan mereka diketahui pertama kali oleh karyawan yang hendak membuka minimarket kira-kira pukul 06.30 WIB," ujar Anton saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/9/2022).

Para tersangka yang mencuri barang dagangan minimarket saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/9/2022).
Para tersangka yang mencuri barang dagangan minimarket saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/9/2022). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)


Ia mengatakan, aksi pencurian dengan pemberatan (curat) yang dilakukan komplotan itu pun membuat pemilik minimarket mengalami kerugian hampir mencapai Rp 30 juta.


Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa linggis sepanjang hampir satu meter, palu, batu bata, tangga kayu, sepeda motor yang digunakan saat beraksi, dan lainnya.


Saat ini, para tersangka dan seluruh barang bukti tersebut juga telah diamankan di Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


"Dari hasil pemeriksaan semetara, para tersangka mengaku masuk ke minimarket melalui dinding yang dijebol kemudian mencuri barang dagangannya," kata Anton.


Anton menyampaikan, tersangka berinisial AH dan AG merupakan warga Kabupaten Cirebon, sedangkan HD tercatat sebagai warga Kabupaten Indramayu.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiganya dijerat Pasal 56 juncto Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved