Breaking News:

Geram Disebut Pendek, Karyawan Pabrik Tahu di Garut Habisi Nyawa Rekannya Saat Tidur

YM (34) terlihat menunduk saat dihadirkan di hadapan awak media di Mapolres Garut atas kasus pembunuhan yang menjeratnya

Tribun Jabar/Sidqi
Pelaku YM saat dihadirkan dalam ekspose di Mapolres Garut, Kamis (15/9/2022), dalam kasus perampasan nyawa seorang karyawan pabrik tahu di Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut. 

"Pas tidur kemudian bangun, saya minum kopi dan merokok saya mau kerja, saya bingung mau kerja gimana serba salah, tiba-tiba muncul itu (ide membunuh)," ungkapnya.

Pelaku dan korban merupakan teman sekamar, ia difasilitasi mess untuk beristirahat.

Keduanya diketahui bukan asli warga Kecamatan Cibiuk. Pelaku merupakan warga Cihampelas Bandung Barat, sementara korban merupakan warga Kecamatan Cisompet, Garut Selatan.

Sebelumnya masyarakat Garut digegerkan dengan kematian R di mess tempatnya bekerja

Peristiwa tersebut terjadi di RW 09 Kampung Dangdeur, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/9/2022).

Tewasnya R dengan kondisi mengenaskan bersimbah darah menimbulkan banyak pertanyaan masyarakat.

Keberadaan prlaku saat itu jadi tanda tanya lantaran saat kejadian, ia tidak ditemukan di kamarnya.

Foto pelaku pun sempat tersebar di pesan WhatsApp dengan narasi meminta masyarakat untuk mencari keberadaannya yang diketahui merupakan warga Cililin Kabupaten Bandung Barat.

Atas perbuatannya itu pelaku dijerat dengan Pasal  340 KUHP dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua handphone salah satunya milik korban dan pelaku.

Polisi juga menyita uang tunai Rp 600.000 milik korban yang dibawa pelaku, sebelumnya uang tersebut berjumlah Rp 2 juta, sisanya dipakai pelaku saat melarikan diri.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved