Breaking News:

Geram Disebut Pendek, Karyawan Pabrik Tahu di Garut Habisi Nyawa Rekannya Saat Tidur

YM (34) terlihat menunduk saat dihadirkan di hadapan awak media di Mapolres Garut atas kasus pembunuhan yang menjeratnya

Tribun Jabar/Sidqi
Pelaku YM saat dihadirkan dalam ekspose di Mapolres Garut, Kamis (15/9/2022), dalam kasus perampasan nyawa seorang karyawan pabrik tahu di Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - YM (34) terlihat menunduk saat dihadirkan di hadapan awak media di Mapolres Garut atas kasus pembunuhan yang menjeratnya, Kamis (15/9/2022).

Ia nekat menghabisi teman sepekerjaannya lantaran sakit hati karena korban sering mengolok-ngoloknya dengan kata tidak pantas saat bekerja.

YM dan korban R (35) sama-sama bekerja di pabrik tahu yang berlokasi di RW 09 Kampung Dangdeur, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Hasil dari pemeriksaan polisi, korban juga kerap mengolok-ngolok pelaku soal postur tubuhnya.

Baca juga: Fakta Karyawan Pabrik Tahu Meninggal Bersimbah Darah di Garut, Teman Sekamar Menghilang

"Jadi korban ini sering mengolok-ngolok dengan perkatan tidak pantas dan masalah tinggi badan tersangka," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono kepada awak media saat ekspose kasus tersebut di Mapolres Garut, Kamis (15/9/2022).

Pelaku pun terlihat emosi saat ditanyai wartawan soal alasannya merampas nyawa temannya sendiri.

Ia mengakui menghabisi temannya itu pada dini hari pukul 03.00 WIB sebelum memulai pekerjaan.

Korban diketahui masih dalam keadaan tertidur saat dirampas nyawanya oleh pelaku.

Baca juga: Bos Travel Tewas Dihabisi Sopirnya Sendiri Karena Perkara Gaji, Palu Melayang ke Kepala

"Sakit hati saya, disebut (binatang) dihina begitu, katanya kerja jangan tidur terus," ujar YM saat diwawancarai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved