Breaking News:

Cerita Fajar Senjaya, Guru Honorer di Majalengka yang Namanya Dicatut Parpol : Sempat Syok

Fajar Senjaya (43) seorang guru honorer mendapatkan informasi terkait pengecekan nama dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Fajar Senjaya (43), warga seorang guru honorer yang telah melapor ke KPU Majalengka atas tindakan pencatutan nama yang dilakukan partai politik, Jumat (16/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Sebulan yang lalu, Fajar Senjaya (43) seorang guru honorer mendapatkan informasi terkait pengecekan nama dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) apakah dirinya terdaftar sebagai anggota partai politik (parpol).

Namun kagetnya Fajar, saat ia mengeceknya melalui aplikasi Sipol (Info sistem informasi partai politik).

Di menu pencarian yang telah diisi dengan NIK dalam aplikasi tersebut, nama Fajar muncul sebagai salah satu anggota parpol.

Fajar Senjaya (43), warga seorang guru honorer yang telah melapor ke KPU Majalengka atas tindakan pencatutan nama yang dilakukan partai politik, Jumat (16/9/2022).
Fajar Senjaya (43), warga seorang guru honorer yang telah melapor ke KPU Majalengka atas tindakan pencatutan nama yang dilakukan partai politik, Jumat (16/9/2022). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

"Sebulan yang lalu itu saya dapat informasi dari teman coba katanya cek di aplikasi Sipol, barangkali ada muncul nama saya."

"Betapa kagetnya, pas coba iseng nama saya ada, katanya terdapat di aplikasi Sipol dan tercantum juga nama parpolnya," ujar Fajar saat ditemui di Kantor KPU Majalengka, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: Jelang Tahun Politik, Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon Minta Reklame Nonkomersial Dibatasi

Aplikasi Sipol sendiri merupakan suatu aplikasi yang digunakan untuk membantu mendata parpol dan anggotanya yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari penerimaan KTA.

Dengan adanya aplikasi itu, diharapkan dapat mempermudah KPU Kabupaten/Kota dalam pendataan Partai Politik yang ada di seluruh Indonesia.

Dengan aplikasi tersebut juga, pria yang sehari-hari bekerja sebagai guru honorer itu dapat mengetahui bahwa selama ini ia telah dicatut sebagai anggota parpol.

"Untungnya kata teman coba cek, eh ternyata benar saja pas dicek ada nama saya, sempat saya shock," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved