Breaking News:

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Berlanjut di Indramayu, Ratusan Buruh dan Tani Tuntun Motor

Demo tolak harga bbm naik, Ratusan orang mendatangi gedung DPRD Indramayu sambil menuntun sepeda motor dengan kondisi jok dibuka.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Sejumlah orang menuntun sepeda motor dengan jok terbuka saat aksi unjuk rasa tolak kenaikan harga BBM di DPRD Indramayu, Kamis (15/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali berlanjut di Kabupaten Indramayu, Kamis (15/9/2022).

Ratusan orang mendatangi gedung DPRD Indramayu sambil menuntun sepeda motor dengan kondisi jok dibuka.

Sepeda motor tersebut kemudian di parkir di tengah jalan hingga membuat arus lalu lintas di Jalan Sudirman Indramayu terpaksa ditutup sementara.

Hal tersebut disimbolkan massa aksi sebagai bentuk protes mereka terhadap kebijakan kenaikan harga BBM.

Baca juga: Tak Mampu Beli BBM? Massa Buruh Dorong Motor ke DPRD Majalengka saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

"Kami menolak kenaikan harga BBM," ujar koordinator aksi melalui pengeras suara.

Aksi demonstrasi kali ini diketahui dilakukan oleh para buruh dan petani yang tergabung dalam Aliansi Buruh Tani Indramayu (ABTI).

Mereka mengeluhkan imbas dari kenaikan harga BBM membuat sejumlah harga pokok ikut naik.

Selain itu, BBM di Kabupaten Indramayu juga menjadi sulit didapat karena mesti mengantre panjang hingga puluhan menit.

Dalam aksi tersebut mereka menuntut menolak kenaikan harga BBM; cabut omnibuslaw dan PP turunannya; naikan upah UMK Indramayu 13 persen; turunkan harga sembako, gas LPG, kebutuhan pokok; berikan fasilitas penerangan area sport center; dan jalankan reforma agraria sejati.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Indramayu Syaefudin tampak menemui massa aksi.

Syaefudin mengatakan, dirinya memahami apa yang dirasakan masyarakat dan akan memperjuangkan aspirasi yang mereka tuntut.

"Untuk reforma agraria sudah kami lakukan dan sudah menghasilkan 6 rekomendasi, termasuk penerangan sport center akan kami undah leading sektornya, dan yang lainnya," ujar dia.

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved