Breaking News:

Misteri Mayat Wanita Dalam Tas, Korban Ternyata Punya 2 Suami, Suami Sah Ungkap Ini

Motif pembunuhan wanita asal Lumajang yang mayat ditemukan dalam tas hingga kini masih menjadi misteri.

Kolase Tribun Bogor/Surya.co.id
Mayat perempuan bernama Elly Prasetya Ningsih ditemukan warga dalam tas di pinggir jalan alternatif Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

TRIBUNCIREBON.COM- Motif pembunuhan wanita asal Lumajang yang mayat ditemukan dalam tas hingga kini masih menjadi misteri.

Diketahui mayat wanita bernama Elly Prasetya Ningsih ditemukan warga dalam tas di pinggir jalan alternatif Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Lalu siapakah yang menghabisi nyawa korban dan apa motif pelaku?

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id, nyawa korban dihabisi secara sadis oleh pria bernama Hendro Setiawan (43) yang tak lain merupakan suami sirinya.


Polisi saat ini telah menangkap Hendro Setiawan di tempat persembunyiannya di Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya pada Minggu (11/9/2022) malam.

Namun, polisi mengaku masih mendalami motif pembunuhan yang dilakukan kepada korban.

"Motif  pembunuhan masih kami dalami," kata Kapolres  Gresik  AKBP Mochamad Nur Azis kepada awak media di Mapolres  Gresik, Senin (12/9/2022).

Usut punya usut, rupanya korban memilki dua orang suami.

Suami pertamanya berinisial RT (48), warga Desa Tunjungrejo, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, suami keduanya yakni Hendro Setiawan yang merupakan pelaku pembunuhan.


 
Sejak Elly pamit pergi bekerja beberapa tahun lalu, RT hidup bersama dua orang anaknya yang masih berusia 4 tahun dan 11 tahun.

Ia mengurus semua kebutuhan anak-anaknya seorang diri tanpa kehadiran sang istri.

Mayat perempuan bernama Elly Prasetya Ningsih ditemukan warga dalam tas di pinggir jalan alternatif Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.
Mayat perempuan bernama Elly Prasetya Ningsih ditemukan warga dalam tas di pinggir jalan alternatif Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. (Kolase Tribun Bogor/Surya.co.id)


RT tak menyangka bertemu istrinya sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Menurutnya, pada tahun 2015 dulu istrinya pamit ke Surabaya untuk bekerja sebagai perawat bayi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved