Breaking News:

Mantan Perangkat Desa di Garawangi Ditangkap Polisi, Gara-gara Cantumkan Ini di Jersey Sepak Bola

Seorang mantan perangkat desa di Kecamatan Garawangi, Gilang alias Nana (33), terpaksa diamankan petugas kepolisian Polres Kuningan, ga ra-gara ini

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Seorang mantan perangkat desa di Kecamatan Garawangi, Gilang alias Nana (33), terpaksa diamankan petugas kepolisian Polres Kuningan, diduga terlibat judi online. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN -  Seorang mantan perangkat desa di Kecamatan Garawangi, Gilang alias Nana (33), terpaksa diamankan petugas kepolisian Polres Kuningan. 

Penangkapan terhadap tersangka karena dugaan keterlibatan dalam perjudian online.

Hal itu menyusul dengan muncul Laporan Polisi Nomor : LP / A/ 139 / VIII / 2022 j SPKT / SAT RESKRIM / RES KNG / POLDA JABAR, tanggal 23 Agustus 2022.

"Keberhasilan penangkapan diduga tersangka terlibat dalam perkara dan melanggar pasal tindak pidana setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen electronik yang memiliki muatan perjudian sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 27 Ayat (2) Jo Pasal 45 Ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE," ungkap Kapolres AKBP Dhany Aryanda saat memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres setempat, Senin (12/9/2022) sore.

Baca juga: Polres Majalengka Tangkap Seorang Pelaku Judi Online, Kapan Bandar Besarnya?

Menurut Kapolres, tersangka mendapat ancaman paling lama kurangan penjara 6 tahun dan atau denda paling banyak satu miliar.

"Ancaman atau sanksi diberikan pada tersangka, itu di penjara 6 tahun dan atau denda sebesar Rp 1 miliar," katanya.

Mengenai lokasi hingga petugas kepolisian berhasil melakukan penangkapan, kata dia menyebut, pada awalnya diketahui terjadi hari Selasa, tanggal 23 Agustus 2022 sekira jam 01.00 WIB. Kemudian, itu terjadi di rumah pelaku di Desa Rt 03 Rw 01 Desa Pakembangan.

"Tersangka itu mantan perangkat Desa. Dari tindakan tersebut, kami juga berhasil mengumpulkan barang bukti yang disita, diantaranya  11 stel Kaos tim sepak bola PS GLOBE KUNINGAN Warna Hijau dengan bertuliskan situs Halo69 yang mana situs tersebut merupakan situs perjudian online. 15 ( Lima Belas ) stel Kaos tim sepak bola Warna Kuning, Biru Motif Garis - garis dengan bertuliskan situs Halo69 dan situs Juragan69 yang mana Situs tersebut merupakan situs perjudian online," katanya.

Selain bareng bukti tadi, kata Kapolres juga menyebut ada barang bukti lain sebanyak 12 stel Kaos tim sepak bola Warna Hitam dengan bertuliskan situs Halo69 yang mana situs tersebut merupakan situs perjudian online.

"Terus juga, ada barang bukti  sebanyak 1 unit Hand Phone Merek Redmi 9A Warna Biru Nomor Imei I : 861716058461087, Imei II : 861716058461095. 1 unit Hand Phone Merek OPPO A3 S Warna Hitam Nomor Imei I : 864022044518016, Imei II : 864022044518008.  Juga ada 2  buah SIM Card Exis. 1 ( Satu) Buah Sim Card IM3. 1 ( Satu ) Buah Sim Card TELKOMSEL. Serta 1 Buah kartu ATM BNI atas nama tersangka dan ada uang Rupiah dengan jumlah Rp. 1.500.000 juga," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved