Breaking News:

Advertorial

Rapat Kerja Komisi I DPRD Kota Cirebon Fasilitasi Aspirasi RW dan LPM, Tak Ingin Ada Refocusing Lagi

Komisi I DPRD Kota Cirebon menerima aspirasi terkait hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kota Cirebon, baik program maupun anggaran

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA/ DOK. HUMAS DPRD KOTA CIREBON
Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani, saat rapat kerja bersama camat, lurah, LPM, hingga RW se-Kecamatan Kejaksan di aula Kantor Kecamatan Kejaksan, Jalan Kapten Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Selasa (9/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Komisi I DPRD Kota Cirebon melaksanakan rapat kerja bersama camat, lurah, LPM, hingga RW se-Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Selasa (9/9/2022).

Rapat kerja tersebut berlangsung di aula Kantor Kecamatan Kejaksan, Jalan Kapten Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Dalam rapat itu, Komisi I DPRD Kota Cirebon menerima aspirasi terkait hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kota Cirebon, baik program maupun alokasi anggaran Pemkot Cirebon.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani, mengatakan, RW dan LPM sepakat meminta Pemkot Cirebon tidak merefocusing anggaran belanja.

Baca juga: Komisi III DPRD Kota Cirebon Minta Sosialisasi KTP Bisa Gantikan Kartu BPJS Kesehatan Digencarkan

"Banyak program terutama fisik di tingkat RW yang tidak berjalan maksimal, meski pada tahun ini masih ada," kata Dani Mardani saat ditemui seusai rapat kerja.

Ia mengatakan, hal itu harus diperhatikan Pemkot Cirebon, karena mereka mengultimatum tidak akan terlibat dalam musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Padahal, peran RW dan LPM di dalam musrenbang sangat penting, karena aspirasinya menjadi dasar pembangunan daerah. Jika mereka tidak terlibat, maka pemda akan kesulitan, khsusnya dalam perencanaannya.

Karenanya, pihaknya berjanji akan menyampaikan ke Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, untuk mengembalikan anggaran yang direfocusing melalui APBD Perubahan 2022 atau APBD 2023.

"Program daerah dari bawah ke atas dan LPM - RW yang paling memahami kondisi masyarakat, sehingga jika tidak terlibat maka mekanisme perencanaannya terpotong," ujar Dani Mardani.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved