Breaking News:

Lagu Sindiran Selamat Ultah Dinyanyikan Mahasiswa di Indramayu Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Lagu tersebut sengaja oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Indramayu nyanyikan sebagai bentuk sindiran terhadap sikap anggota dewan

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Para mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Indramayu, Jumat (9/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Lagu selamat ulang tahun serentak dinyanyikan mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Indramayu, Jumat (9/9/2022).

Lagu tersebut sengaja oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Indramayu nyanyikan sebagai bentuk sindiran terhadap sikap anggota dewan yang merayakan ulang tahun Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung DPR RI saat aksi demonstrasi berlangsung di luar gedung.

"Iya, ini bentuk sindiran dari kami," ujar salah seorang mahasiswa Polindra, Mahendra Nursia Maulana kepada Tribuncirebon.com.

Dalam aksi tersebut, DPRD Indramayu akhirnya menyetujui tuntutan mahasiswa dan berjanji akan mendukung menyuarakan menolak kenaikan harga BBM ke pemerintah pusat.

Baca juga: Mahasiswa dan Aparat Adu Jotos Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Kota Cirebon

Persetujuan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin. Dalam surat itu juga ditandatangani oleh Fraksi Partai Golkar, Fraksi Demokrat-Perindo, dan Partai PKS.

Disampaikan Mahendra Nursia Maulana, mahasiswa tidak ingin aksi mereka kali ini hanya sebatas ditemui dan penandatanganan surat perjanjian saja.

Oleh karenanya, mahasiswa akan terus mengawal janji yang diberikan DPRD Indramayu.

"Kami akan datang terus ke sini dan bertanya akan kapan harga BBM turun," ujar dia.

Jika harga BBM tidak kunjung turun, mahasiswa di Indramayu berjanji akan melakukan aksi unjuk rasa kembali dengan membawa massa yang jauh lebih banyak.

Sementara itu, mahasiswi STKIP NU Indramayu, Dewi menambahkan, ada 5 tuntutan yang disampaikan mahasiswa pada aksi unjuk rasa hari ini.

Yakni, Turunkan harga BBM, Menolak segala bentuk politisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT), Evaluasi kinerja pemerintah dalam pengawasan BBM bersubsidi, Stabilisasi bahan baku kebutuhan pangan dan transportasi, serta Hentikan segala bentuk diskriminasi terhadap para aktivis.

"Jika harga BBM belum juga, kita akan turun untuk aksi gelombang dua dengan massa aksi yang luar biasa," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved