Breaking News:

Human Interest Story

Kisah Haru Anak di Indramayu, 15 Tahun Belum Pernah Ketemu Ibu, Gara-gara Ibu Dipenjara di Arab

di usianya yang kini sudah beranjak remaja, untuk kali pertama Siti Kurniawati akhirnya bisa melihat langsung sosok ibu yang melahirkannya.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Siti Kurniawati (15) saat bertemu ibu kandungnya Rusmini Wati (36) di rumah mereka di Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Rawut wajah bahagia tidak bisa disembunyikan Siti Kurniawati (15), gadis asal Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, di usianya yang kini sudah beranjak remaja, untuk kali pertama ia akhirnya bisa melihat langsung sosok ibu yang melahirkannya.

Selama 15 tahun itu pula, Siti Kurniawati belum pernah sama sekali melihat bagaimana rupa ibu kandungnya.

Ketika ditinggal sang ibu bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW ke  Arab Saudi, usia gadis tersebut diketahui masih bayi.

"Seneng bisa lihat langsung ibu, ini pertama kali ketemu ibu setelah sekian lama," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Dulu Dituduh Nyantet Majikan, Rumini Wati TKW Indramayu Akhirnya Pulang Usai 11 Tahun Dipenjara

Ibu dari Siti Kurniawati itu diketahui adalah Rusmini Wati'> Rusmini Wati (36), yang kini sudah menjadi mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW di Arab Saudi.

Mirisnya, Rusmini Wati'> Rusmini Wati harus mendekam dipenjara kurang lebih 11 tahun lamanya karena dituduh mengguna-guna atau menyantet majikan sehari sebelum massa kontrak bekerjanya habis dan hendak pulang ke Indonesia sekitar tahun 2012 lalu.

Karena tuduhan itu, TKW tersebut juga sempat dituntut hukuman mati atau hukuman pancung. Namun, hukuman itu batal karena tuduhan santet atas dirinya tidak terbukti.

Rusmini Wati'> Rusmini Wati pun akhirnya divonis 12 tahun penjara. Akan tetapi, berkat bantuan pemerintah hukumannya diringankan menjadi 11 tahun.

Rusmini Wati sekarang sudah bebas dan kembali pulang ke pelukan keluarga pada Sabtu (3/9/2022) malam kemarin.

Siti Kurniawati
Siti Kurniawati (15) saat bertemu ibu kandungnya Rusmini Wati (36) di rumah mereka di Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Selasa (6/9/2022).

Adapun alasan tuduhan santet itu dilayangkan kepada Rusmini Wati'> Rusmini Wati, diketahui karena majikannya mengalami sakit gula. Majikannya curiga telah disantet usai menemukan gumpalan rambut di barang bawaan Rusmini Wati'> Rusmini Wati.

Padahal rambut tersebut adalah milik Rusmini Wati'> Rusmini Wati yang rontok dan sengaja ia kumpulkan.

Di sisi lain, Siti Kurniawati mengaku, ketika pertama kali bertemu ibunya ia sempat kaget.

Pasalnya, selama 15 tahun terakhir, Siti Kurniawati belum pernah melihat langsung ibunya baik melalui sambungan videocall ataupun foto.

Hal ini dikarenakan ibunya Rusmini Wati'> Rusmini Wati berada di dalam penjara.

Meski merasa kaget, Siti Kurniawati mengaku sangat senang dan tidak ingin lagi berpisah dari sang ibu.

"Pengen bisa bareng terus sama ibu, gak mau pisah lagi," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved