Breaking News:

Tari Buhun Cingcowong dan Tari Bokor Masuk Ragam Pesona, Kadisporapar Kuningan Jelaskan Begini

Tari Cingcowong (Boneka Pemanggil Hujan) dan Tari Bokor siap menghibur masyarakat pada acara rangkaian Hari Jadi ke 524 Kuningan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Tari Cingcowong atau boneka pemanggil hujan di Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, Kuningan, Jawa Barat, akan menjadi salah satu pengisi seni di Ragam Pesona Kuningan, 9 September mendatang. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sejumlah kesenian dan budaya lokal, seperti Tari Cingcowong (Boneka Pemanggil Hujan) dan Tari Bokor siap menghibur masyarakat pada acara rangkaian Hari Jadi ke 524 Kuningan.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kuningan,  H Toto Toharudin saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (6/9/2022).

Toto menyebutkan pergelaran seni budaya lokal itu masuk Ragam Pesona Kuningan 2022  sekaligus sebagai daya tarik wisata di Kuningan.

"Dalam pergelaran seni dan budaya, ini otomatis salah satu ajang promosi wisata daerah. Jadi wisatawan juga bisa menikmati objek wisata yang tersebar di Kuningan," katanya.

Baca juga: Ribuan Warga Kuningan Tumplek Saksikan Acara Sakral Saptonan Hari Jadi Ke 524 Kuningan

Menurutnya, ragam pesona Kuningan menjadi ruang untuk mempromosikan wisata melalui sejumlah program seni dan budaya. "Ragam Pesona Kuningan akan diwarnai dengan gelaran seni maupun olah raga tradisional di OSG Linggarjati, Kuningan. Dengan puncak kegiatan itu nanti tanggal 9 September," katanya.

Di samping pelaksanaan ragam wisata, Toto mengatakan, Ragap Pesona juga berbarengan dengan momentum peringatan Hari Olah Raga Nasional.

"Kita juga pernah mengikuti festival olah raga tradisional tingkat nasional, yakni dengan menampilkan replika sapton dan ini mendapat respon baik dari kementerian,” ungkapnya.

Di sisi lain, Toto mengatakan, pihaknya berencana mendaftarkan Tradisi Saptonan asal Kuningan ke HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual). Alasannya, kearifan lokal tersebut dinobatkan sebagai tradisi Sapton terunik di Indonesia oleh Kemenpora.

"Untuk Saptonan, kita akan daftarkan ke HaKI dan mendapat hak cipta. Kemudian, untuk besok itu akan diawali dengan olah raga tradisional dengan melibatkan kurang lebih 500 peserta yang berlangsung di OSG Linggarjati,” katanya.

Konferensi Pers Ragam Pesona Kuningan
Kadisporapar Kuningan H Toto Toharudin saat memberikan keterangan tentang pergelaran Ragam Pesona di kawasan Wisata di Kuningan, Selasa (6/9/2022).

Menurut Toto, kegiatan itu ada dua bagian yakni pameran kepariwisataan dan seni pertunjukan.

"Khusus seni pertunjukan, ada beragam seni budaya tradisional yang akan ditampilkan, di antaranya Tari Cingcowong, Tari Bokor, pentas Rampak Calung, Rampak Marawis, Rampak Kendang hingga pentas kolaborasi Angklung dan Angklung Interaktif. Sementara pada bagian pameran, sejumlah stand yang menampilkan sajian kuliner khas Kuningan maupun pembuatan cindera mata," katanya.(*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved