Breaking News:

Ratusan Pelajar di Kuningan Telantar Akibat Angkutan Mogok, Mobil Polisi dan Truk Dalmas Dikerahkan

Ratusan pelajar SMK di Kuningan terdampar tidak bisa pulang ke rumah karena tidak ada angkutan umum yang beroperasi.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Tak ada kendaraan angkutan umum, sejumlah pelajar SMK naik mobil dinas polisi untuk pulang ke rumah masing-masing, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ratusan pelajar SMK di Kuningan telantar  tidak bisa pulang seusai menyelesaikan jam pelajaran sekitar pukul 15. 00 sore tadi.

Terdamparnya para peserta didik dari berbagai sekolah kejuruan di Kuningan ini, menyusul aksi mogok kendaraan angkutan umum yang terjadi akibat kenaikan harga BBM.

"Untuk informasi ada banyak siswa terdampar sore tadi itu benar. Nah, dari informasi masuk itu, kami menerjunkan sebanyak 3 unit mobil dinas dan satu unit mobil truk dalmas untuk membantu mereka terdampar," kata Kasat Polantas Kuningan AKP Vino Lestari saat memberikan keterangannya kepada TribunCirebon.com, mewakili Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Tolak Harga BBM Naik, Mahasiswa Dorong-dorongan dengan Aparat Saat Merangsek ke DPRD Kota Cirebon

 "Para pelajar itu terdampar pas saat mau pulang. Mereka ini kebetulan tidak memiliki kendaraan hingga petugas kami ikut bantu menghantarkan mereka ke daerah domisili mereka," katanya.

Ada seratusan pelajar terdampar tadi, Menurut Vino, mereka mayoritas pelajar SMK Pertiwi yang hendak pulang ke luar daerah. "Saat evakuasi untuk mengantarkan mereka, kami temukan bahwa mereka pelajar SMK Pertiwi yang pulang ke arah Beber (Cirebon), meski demikian kami antarkan mereka," katanya.

Ia mengatakan, dalam satu putaran, evakuasi pelajar terdampar bisa selesai. Apalagi dengan keberadaan truk dalmas yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

"Evakuasi pelajar terdampar itu semua beres dalam satu putaran. Karena, untuk mobil Dalmas itu memiliki kapasitas penumpang cukup banyak juga," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved