Breaking News:

Kades Cibinuang Diduga Nikah Siri, Warga Ancam Turunkan Paksa dari Jabatannya

Kepala Desa Cibinuang, Karno, terancam diturunkan paksa oleh warganya. Hal itu menyusul kabar  bahwa Karno telah menikah siri.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Eman, Ketua RT 16 RW 001 Dusun Manis Desa Cibinuang, menunjukkan surat petisi dan pernyataan dari istri sah Kuwu Cibinuang yang tidak memberi izin suaminya menikah siri. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kepala Desa Cibinuang, Karno, terancam diturunkan paksa oleh warganya. Hal itu menyusul kabar  bahwa Karno telah menikah siri.

"Untuk kasus ini, kami sudah protes dan mendatangi balai desa. Dua kali kami datang dan meminta sikap dari penyelenggara pemerintahan desa atau BPD," ungkap Ketua RT 016/RW 001 Dusun Manis Desa Cibinuang, Eman Sudiaman kepada wartawan, Senin (5/9/2022). 

Menurut Eman, pernikahan siri Kuwu Karno itu diketahui karena ia memposting di akun Instagram dengan seorang Wanita, dan diketahui para pemuda di desa di awal bulan Agustus.

"Kabar itu tersebar dan membuat resah warga desa, karena perbuatan tersebut sudah mencemarkan nama baik desa yang dia tinggali. Tanggal 5 Agustus lalu, kuwu sudah klarifikasi di hadapan warga, dan membenarkan bahwa dia menikah lagi atas persetujuan istri sahnya,” kata Eman. 

Baca juga: Modus Ucap Syahadat dan Nikah Siri Bos Warkop Cabuli Karyawatinya Gadis 16 Tahun, Ini Kronologinya

Eman terkejut dengan pengakuan Kuwu menyebutkan bahwa yang dilakukan adalah urusan pribadi, bukan kedinasan, dan juga tidak merugikan orang lain. 

“Tapi bagi kami yang dilakukan kuwu sudah mencoreng nama baik Cibinuang, khususnya Liang Panas, karena Desa Cibinuang ini dikenalnya Liang Panas dimana – mana.

Meski begitu, kami bareng warga menuntut agar kuwu mengundurkan diri, mengingat setelah dilakukan penelusuran ternyata istri sahnya tidak pernah memberikan izin kepada suaminya menikah lagi," ujarnya. 

Eman menyebut telah memegang salinan pernyataan dari istri sah sang kuwu. Kemudian ia juga memegang berkas petisi dari warganya khususnya di dusun manis, untuk  meminta kuwu Karno mengundurkan diri dengan hormat, sebelum adanya tuntutan dari masyarakat untuk turun secara tidak hormat.

"Kami minta Kuwu turun, karena bukti lain yang kami pegang sudah banyak. Termasuk petisi dan salinan pernyataan istri sah Kuwu tersebut," katanya. 

Terpisah, Sekretaris DPMD Kuningan H. Akhmad Faruk menyebutkan sudah mengetahui permasalahan tersebut dan rencananya Selasa ini akan dikumpulkan semua di kantor Kecamatan Kuningan.

“Ya, itu ada yang salah lah dari Kuwu, cuma kan ga bisa serta merta diberhentikan, tidak bisa by pressure, dan semua butuh proses,” katanya.

Hingga semalam, Kuwu Cibinuang belum bisa dikonfirmasi terkait persoalan nikah siri ini. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved