Breaking News:

Persibmania

Tak Pernah Dipakai, Ternyata Skema Anyar Luis Milla Ini Bikin Persib Sukses Raih 3 Poin

Bukan hanya berhasil meraih kemenangan pertama dalam debutnya, namun juga perubahan skema permainan juga formasi pun tampak dilakukan Luis Milla

Twitter/Persib
Penyerang Persib Bandung, David da Silva, dikawal ketat pemain RANS Nusantara FC pada pertandingan pekan ke delapan di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (4/9/2022). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Hadirnya Luis Milla sebagai pelatih kepala di Persib Bandung memberikan dampak positif terhadap tim kesayangan bobotoh tersebut.


Bukan hanya berhasil meraih kemenangan pertama dalam debutnya, namun juga perubahan skema permainan juga formasi pun tampak dilakukan oleh mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.


Salah satunya penerapan formasi tiga bek sejajar dan trisula lini depan atau 3-4-3 saat menyerang dan berubah menjadi 5-4-1 saat bertahan hadapi RANS Nusantara, kemarin, merupakan gaya baru yang belum pernah digunakan oleh para pelatih sebelumnya.


Namun ternyata, pemilihan formasi tersebut, bukan berkenan dengan strategi semata, melainkan salah satu cara Luis Milla untuk mengurangi masalah keroposnya lini pertahanan timnya yang selama ini menjadi biang banyaknya gol yang bersarang di gawang Maung Bandung.


Seperti diketahui, hingga pekan kedelapan BRI Liga 1 musim 2022/2023, Persib Bandung menjadi tim yang paling banyak kebobolan dengan total 19 gol. Jumlah yang sama dengan yang dimiliki oleh RANS Nusantara FC. 

Luis Milla usai memimpi sesi latihan Persib Bandung di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Kamis (1/9/2022)
Luis Milla usai memimpi sesi latihan Persib Bandung di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Kamis (1/9/2022) (Tribun Jabar/Deanza)


Pelatih Persib Bandung, Luis Milla mengakui bahwa adanya perubahan terhadap timnya. Hal itu dipilih karena Persib memiliki masalah yang harus dibenahi, terutama di posisi bertahan.


Oleh karena itu, ia memainkan tiga bek tengah, yakni Daisuke Sato, Nick Kuipers, dan Rachmat Irianto, yang ditopang dengan dua bek sayap, yakni Henhen Herdiana dan Zalnando.


"Tim memiliki masalah dengan pertahanan, kami punya masalah di sana dan kami ingin lebih aman di lini belakang. Jadi saya memilih untuk memainkan tiga bek tengah dengan ditopang dua wing back, Henhen dan Zalnando yang bergerak dinamis." ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan di Stadion GBLA, Minggu (4/9).


Dengan memakai tiga bek tengah dan ditopang dua bek sayap, menurutnya, jantung pertahanan timnya mampu lebih terjaga.

Apalagi menurutnya permasalahan Persib sejak awal berada di area pertahanan, karena cukup sering kebobolan oleh tim lawan.


Dengan pola tersebut, selain Persib Bandung berhasil menang, namun juga ancaman tim lawan hanya berbuah pada empat sepakan ke arah gawang dari sepuluh kali percobaan. Dan hanya menghasilkan satu gol, itupun dari titik pinalti.


Akankah pola tersebut, menjadi pakem strategi yang akan digunakan dan berbuah positif di laga-laga Persib Bandung berikutnya. (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved