Breaking News:

INI Tarif Baru Sementara Angkum di Kuningan Hasil Kesepakatan Dishub dan Organda, Tak Termasuk AKAP

Buntut kenaikan harga BBM, para pengusaha angkutan di Kuningan sepakat mengeluarkan tarif baru sementara.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Rapat Dishub dengan HPPI dan DPC Organda Kuningan membahas tarif sementara angkutan umum, Senin (5/9/2022). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Buntut kenaikan harga BBM, para pengusaha angkutan di Kuningan sepakat mengeluarkan tarif baru sementara.

"Berdasarkan hasil rapat dan surat keterangan dinas perhubungan nomor 551.21//479/AKT tentang Penetapan Tarip Angkutan Umum Sementara," ungkap Pengurus Organda Kuningan, Toto Tipung  saat memberikan keterangan kepada TribunCirebon.com, Senin (5/9/2022).

Hasil Rapat Koordinasi antara DPC Organda Kabupaten Kuningan dan HPPI Kabupaten Kuningan tanggal 5 September 2022 bertempat di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan tentang penyesuaian tarif angkutan umum.

"Kami bersepakat untuk sementara menaikkan tarif angkutan umum untuk kelas masyarakat umum dari Rp 4 ribu menjadi Rp 5 ribu. Kemudian, untuk pelajar/siswa dari Rp 2 ribu menjadi Rp 3 ribu. Sedangkan, untuk Angkutan perdesaan sebesar Rp. 592,50 per penumpang per kilometer," katanya.

Baca juga: Tarif Elf Jurusan Indramayu-Patrol Naik Jadi Rp 20 Ribu, Angkot Naik Jauh Dekat Jadi Rp 5 Ribu

Mengenai perhitungan untuk tarif angkutan perdesaan itu melalui jarak tempuh dan memiliki batas bawah dan batas atas.

"Misal, ongkos angdes berjarak 9 KM itu sebelumnya Rp 4300 kini menjadi Rp 7 ribu. Kemudian untuk jarak tempuh jauh, misal jurusan Kadugede - Cilebak itu 32 KM dari ongkos semula Rp15200 kini Rp 24700," katanya.

Menyinggung soal tarif AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi), Toto mengaku tidak mengetahui persis, namun ongkos jurusan Jakarta - Kuningan itu mengalami perubahan hingga sekitar 20 persen.

"Untuk ongkos AKDP dan AKBP saya gak tahu, tapi tadi ada bocoran tarif jurusan Jakarta - Kuningan itu ada kenaikan sekitar 20 persen. Semula Rp 110 ribu kini Rp 130 ribu. Kenapa sayabtak tahu ketentuan untuk tarif AKDP dan AKAP, karena itu ketentuan kementrian perhubungan langsung," katanya.

Selain itu, kata Toto mengaku dalam keterangan berdasarkan Surat Edaran ini berlaku sampai dengan ada penetapan, sesuai dengan hasil perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang ditetapkan dengan peraturan Bupati Kuningan. (*)

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved