Breaking News:

Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pembacokan di Kota Sukabumi, Pelaku Diduga Gerombolan Bermotor

Seorang remaja 17 tahun jadi korban pembacokan yang diduga dilakukan gerombolan bermotor di Kota Sukabumi

Editor: Machmud Mubarok
Tribunjabar.id / Dian Herdiansyah.
Ruang Teratai Putih korban dirawat RSUD Syamsudin SH di Kota Sukabumi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Seorang remaja berinisial PA (17) asal Warudoyong, Kota Sukabumu diduga jadi korban pembacokan

Peristiwa yang menimpa PA tersebut dilakukan oleh segerombolan motor dengan membawa senjata tajam celurit dengan beringas hingga membacok korban.

Kapolsek Warudoyong, Kompol Budi Setiana mengatakan, berdasarkan keterangan saksi terjadi, Sabtu (3/9/2022) sekitar pukul 23.30 WIB di samping Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Jalan Lingkar Selatan, Sukakarya, Warudoyong, Kota Sukabumi. 

Baca juga: Ternyata Tersangka Pembacokan di Gunungjati Itu Anggota Geng Motor, Ini Kata Kapolres Cirebon Kota

Kejadian bermula saat korban bersama 7 temannya berboncengan dengan menggunakan 3 unit kendaraan sepeda motor dalam perjalanan menuju salah satu temannya yang berlokasi di daerah Mangkalaya, Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. 

"Ia mampir ke SPBU terlebih dahulu. Setelah selesai mengisi bensin, korban bersama temannya melanjutkan perjalanan untuk pulang ke daerah Koleberes, Kelurahan Dayeuhluhur, Warudoyong, Kota Sukabumi. Setibanya di TKP, mereka berpapasan dengan sembilan orang gerombolan bermotor," ucapanya, Minggu (4/9/2022).

"Tiba-tiba ada sekelompok orang tidak dikenal kurang lebih sekitar 9 orang menggunakan slayer atau penutup wajah berboncengan mengunakan 3 sepeda motor matic berpapasan. Terduga terlapor langsung berbelok melawan arah dan  menghampiri korban yang sedang dibonceng," jelasnya. 

Taklama setelah itu, seorang pria tak dikenal membawa senjata tajam jenis celurit dengan ditenteng tangan kanannya sambil mendekatkan motor kepada korban.

"Sepeda motor terlapor yang posisinya paling depan membawa senjata tajam jenis celurit, dibawa dengan cara di tenteng di tangan  kanan dan seolah mau menabrakan sepeda motornya dengan sepeda motor korban," sambungnya. 

Akhirnya, sepeda motor yang membawa korban langsung melipir ke pinggir jalan dan secara beringas langsung membacok korban hingga luka dibagian pelipis mata sebelah kanan.

"Si terlapor langsung membacokkan senjatanya hingga sajam tersebut masuk menusuk kedalam pelipis atas mata korban," ungkap Budi. 

Budi menyebut, pelaku bersama kelompoknya langsung melarikan diri usai kejadian. Sementara PA saat ini masih dirawat di RSUD Syamsudin. 

"Korban dirawat di RSUD Syamsudin. Saat dievakuasi  sajamnya masih menancap di pelipis mata korban," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved