Breaking News:

Keraton di Cirebon

Mengenal Sejarah & Makna Rebo Wekasan di Situs Makam Pangeran Pasarean, Ragam Budaya Cirebon

Bulan Safar kini sudah dijalani dan bisanya di sejumlah daerah ada yang masih eksis melaksanakn tradisi Rebo Wekasan.

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Ilustrasi Rebo Wekasan - Bulan Safar kini sudah dijalani dan bisanya di sejumlah daerah ada yang masih eksis melaksanakn tradisi Rebo Wekasan. 

Pada waktu itu, di daerah Gegunung telah terbentuk sebuah perangkat tugas berikut tata kerja yang sangat baik. Pangeran Pasarean didapuk sebagai seorang pemimpin yang dibantu oleh Ki Buyut Timbang dan Ki Buyut Pakualam yang berperan sebagai Dewan Penasehat. Ki Logawa atau Buyut Sena dan Buyut Tambak dipercaya sebagai pemangku keamanan. Sementara itu, bagian perlengkapan dijabat oleh Ki Buyut Srana, bagian berdakwah diemban oleh Ki Buyut Kilaya, dan Ki Buyut Truna menjabat dalam bidang Kepemudaan.

Ki Buyut Pasindangan memiliki tugas sebagai seorang hakim untuk memutuskan perkara. Sampai sekarang makam-makam para pengageng tadi masih sangat terawat baik di Kelurahan Gegunung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Adapun lokasi berlangsungnya berbagai pertemuan diberi nama Pendopo Agung. Bekas goresan cis yang membentang dari arah selatan ke utara membentuk sebuah sungai yang bernama Cipager yang memiliki arti air atau sungai pembatas.

Sumur tempat air minum, mandi, dan wudhu bernama sumur Bagja Kamulyan. Tempat Pangeran bersemedi sekaligus menyimpan berbagai benda miliknya sekarang dikenal dengan sebutan keramat Pangeran Pasarean.

(Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi/*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved