Harga BBM Naik

Harga BBM Subsidi Terbaru Per Sabtu 3 September 2022, Beli Sebelum Pukul 14.30 Masih Harga Lama

Harga BBM subsidi terbaru per 15 September 2022, beli sebelum pukul 14.30 masih harga lama.

Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pengendara saat antre mengisi BBM di SPBU Karangturi Indramayu, Kamis (1/9/2022) 

Diketahui, beberapa waktu belakangan ini, kabar kenaikan harga BBM Subsidi menjadi topik perbincangan publik.

Kabarnya BBM Subsidi jenis Pertalite dan Solar akan mengalami kenaikan harga pada Kamis (1/9/2022).

Namun hal itu belum terealisasi, justru BBM Non Subsidi mengalami penurunan harga khususnya jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Dex.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantas buka suara perihal kabar kenaikan harga BBM Subsidi.

Presiden Jokowi mengungkapkan jika pemerintah sampai saat ini belum memutuskan kapan menaikan harga BBM Subsidi.

Kendati demikian, pemerintah kini secara bertahap sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat, menyusul kabar kenaikan harga BBM Subsidi nanti.

Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah masih menghitung untuk memutuskan penanganan BBM bersubsidi yang terimbas oleh fluktuasi harga minyak mentah dunia.

“BBM semuanya masih pada proses dihitung dikalkulasi,” kata Presiden Jokowi.

Kepala negara mengatakan pemerintah melakukan penghitungan atau kalkulasi terhadap penanganan BBM bersubsidi tersebut dengan hati-hati.

“Masih dalam proses dihitung dengan penuh kehati-hatian ya,” katanya.

Sebelumnya Pemerintah menyiapkan sejumlah bantalan sosial untuk meningkatkan daya beli masyarakat yang akan terkena imbas dari rencana kenaikan BBM bersubsidi.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani usai rapat intern mengenai pengalihan subsidi BBM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, (29/8/2022).

“Jadi dalam hal ini masyarakat yang akan mendapatkan bantuan sosial dalam hal ini di dalam rangka untuk meningkatkan daya beli mereka, terutama karena dalam beberapa waktu terakhir memang tendensi dari kenaikan harga yang berasal dari pengaruh global, memang perlu untuk direspon,” kata Sri Mulyani.

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar 24,17 triliun rupiah untuk bantalan sosial tersebut yang menyasar 20,65 juta penduduk atau penerima manfaat.

Bantalan sosial tersebut terdiri dari bantuan langsung tunai (BLT) dengan anggaran sebesar 12,4 triliun rupiah. BLT diberikan sebesar Rp150 ribu sebanyak 4 kali yang akan dibayarkan per dua kali.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved