Breaking News:

Harga BBM

Presiden Jokowi Ungkap Alasan Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Ternyata Pemerintah Masih Sibuk Ini

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantas buka suara perihal kabar kenaikan harga BBM Subsidi.

Tangkapan Layar YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo secara tegas melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis 28 April 2022. Hal itu diputuskan dalam rapat yang dipimpin langsung Jokowi di Istana Negara, Jumat (22/4/2022) sore. 

TRIBUNCIREBON.COM - Isu persoalan kenaikan harga BBM Subsidi sampai saat ini masih menjadi perbincangan hangat publik.

Diketahui, beberapa waktu belakangan ini, kabar kenaikan harga BBM Subsidi menjadi topik perbincangan publik.

Kabarnya BBM Subsidi jenis Pertalite dan Solar akan mengalami kenaikan harga pada Kamis (1/9/2022).

Namun hal itu belum terealisasi, justru BBM Non Subsidi mengalami penurunan harga khususnya jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Dex.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantas buka suara perihal kabar kenaikan harga BBM Subsidi.

Presiden Jokowi mengungkapkan jika pemerintah sampai saat ini belum memutuskan kapan menaikan harga BBM Subsidi.

Kendati demikian, pemerintah kini secara bertahap sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat, menyusul kabar kenaikan harga BBM Subsidi nanti.

Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah masih menghitung untuk memutuskan penanganan BBM bersubsidi yang terimbas oleh fluktuasi harga minyak mentah dunia.

“BBM semuanya masih pada proses dihitung dikalkulasi,” kata Presiden Jokowi.

Kepala negara mengatakan pemerintah melakukan penghitungan atau kalkulasi terhadap penanganan BBM bersubsidi tersebut dengan hati-hati.

“Masih dalam proses dihitung dengan penuh kehati-hatian ya,” katanya.

Sebelumnya Pemerintah menyiapkan sejumlah bantalan sosial untuk meningkatkan daya beli masyarakat yang akan terkena imbas dari rencana kenaikan BBM bersubsidi.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani usai rapat intern mengenai pengalihan subsidi BBM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, (29/8/2022).

“Jadi dalam hal ini masyarakat yang akan mendapatkan bantuan sosial dalam hal ini di dalam rangka untuk meningkatkan daya beli mereka, terutama karena dalam beberapa waktu terakhir memang tendensi dari kenaikan harga yang berasal dari pengaruh global, memang perlu untuk direspon,” kata Sri Mulyani.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved