Breaking News:

Sosok

SOSOK Mikhail Gorbachev, Eks Presiden Uni Sovyet Pencetus Glasnot & Perestroika, Meninggal di Moskow

antan Presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev meninggal dunia di usianya yang ke 92 tahun. Gorbachev wafat di Moskow

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
RIA Novosti archive
Pemimpin Uni Sovyet, Mikhail Gorbachev, meninggal dunia di Moskow pada usia 92 tahun. Foto diambil saat kunjungan ke Polandia pada 1988 bersama istrinya, Raisa. 

TRIBUNCIREBON.COM - Mantan Presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev meninggal dunia di usianya yang ke 92 tahun. Gorbachev wafat di Moskow, Rusia pada Selasa (30/8).

"Mikhail Gorbachev meninggal dunia malam ini setelah sekian lama mengidap penyakit serius," mengutip pernyataan rumah sakit di Moskow.

Berikut sosok dan profil Mikhail Gorbachev sebagaimana dilansir dari Wikipedia

Mikhail Sergeyevich Gorbachev[e] (2 Maret 1931 – 30 Agustus 2022) adalah seorang politikus Rusia dan dahulunya Uni Soviet.

Baca juga: Perang Ukraina dan Rusia Berdampak Pada Ekspor Mebel ke Eropa, Amerika Jadi Pasar Utama

Ia merupakan pemimpin Uni Soviet kedelapan dan terakhir yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet sejak tahun 1985 hingga 1991.

Ia juga merupakan Kepala Negara Uni Soviet dari 1988 sampai 1991, Ketua Presidium Majelis Agung Uni Soviet dari 1988 sampai 1989, Ketua Majelis Agung Uni Soviet dari 1989 sampai 1990, dan Presiden Uni Soviet dari 1990 hingga pengunduran dirinya pada tahun 1991.

Gorbachev pada awalnya menganut ideologi Marxisme–Leninisme sebelum berubah haluan ke demokrasi sosial pada awal 1990-an.

Mikhail Gorbachev dilahirkan pada sebuah keluarga petani miskin di Privolnoye, Krai Stavropol. Tumbuh di masa kepemimpinan Josef Stalin, Gorbachev mengoperasikan pemanen kombinasi di lahan pertanian kolektif pada masa mudanya sebelum bergabung dengan Partai Komunis, yang saat itu memerintah Uni Soviet sebagai negara satu partai berdasarkan interpretasi yang berlaku dari doktrin Marxisme–Leninisme.

Ketika menempuh studi di Universitas Negeri Moskwa, Gorbachev menikah dengan Raisa Titarenko—yang juga seorang mahasiswi di universitas tersebut—pada tahun 1953 sebelum menerima gelar sarjana hukumnya pada tahun 1955.

Berpindah ke Stavropol, Gorbachev bekerja di organisasi pemuda Komsomol dan, setelah kematian Stalin, menjadi pendukung keras reformasi de-Stalinisasi oleh Pemimpin Soviet Nikita Khrushchev.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved