Breaking News:

Pengedar Uang Palsu di Jatitujuh Majalengka Resmi Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara 

Dua pengedar uang palsu di Jatitujuh Majalengka, ditetapkan sebagai tersangka, terancam hukuman 10 tahun penjara

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Dua pelaku pengedar uang palsu (upal) di Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka resmi jadi tersangka. Akibat perbuatannya itu, mereka terancam hukuman 10 tahun penjara. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Dua pelaku pengedar uang palsu (upal) di Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka resmi jadi tersangka. Akibat perbuatannya itu, mereka terancam hukuman 10 tahun penjara.

Keduanya berinisial AP (20) dan A (21) asal Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Mereka dihadirkan dalam giat konferensi pers yang digelar oleh Polres Majalengka pada Senin (29/8/2022).

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Reskrim AKP Febri Samosir mengatakan, modus pengedaran uang palsu yang dilakukan pelaku tersebut dengan sengaja membelanjakan rokok ke warung-warung.

Baca juga: Beli Rokok Pakai Uang Palsu, 2 Pemuda di Majalengka Diringkus Warga dan Digiring ke Kantor Polisi

Mereka menggunakan uang pecahan Rp 100 ribu dengan harapan, ada uang kembalian hasil pembelian rokok menggunakan uang palsu tersebut.

"Kasus ini terungkap pada Rabu 24 Agustus 2022 sekitar jam 23.00 WIB."

"Kedua tersangka dengan sengaja membelanjakan satu lembar uang palsu dengan pecahan Rp 100 ribu di wilayah Kabupaten Majalengka tepatnya di Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh untuk membeli rokok," ujar Edwin kepada awak media, Senin (29/8/2022).

Namun saat itu, jelas dia, pemilik warung bernama Eki merasa curiga dengan uang yang diberikan oleh para pelaku tersebut.

Sehingga, pemilik warung mengejar dan menghadang pelaku yang masih berada di depan warung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved