Breaking News:

Liga 1 2022

Marak Flare dan Oknum Jual Tiket Palsu Liga 1 2022, PT LIB Buka Suara Soal Sanksi

PT LIB buka suara soal soal masih adanya praktik penjualan tiket palsu dan adanya suporter yang kerap membawa flare ke stadion

Tribun Jabar/Cipta
Oknum kelompok suporter nyalakan flare saat pertandingan Persib Bandung vs Bali United FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/6/2022). PT LIB buka suara soal soal masih adanya praktik penjualan tiket palsu dan adanya suporter yang kerap membawa flare 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - PT Liga Indonesia Baru (LIB) buka suara soal soal masih adanya praktik penjualan tiket palsu dan adanya suporter yang kerap membawa flare ke stadion selama kompetisi Liga 1 2022/2023.

Terakhir, terkait penjualan tiket palsu tersebut terjadi saat pertandingan Persikabo 1973 vs Persija di Stadion Pakansari Cibinong, polisi mengamankan seorang pria asal Kota Cimahi yang menjual tiket palsu tersebut.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengatakan, adanya praktik penjualan tiket palsu pada pertandingan Liga 1 itu sangat merugikan dan merusak sistem pertiketan.

Baca juga: Lagi-lagi Oknum Bobotoh Berulah, Persib Terancam Sanksi, Ini tanggapan BOMBER

"Secara jelas itu kan melanggar harus ditindak, jadi kita harapkan memang tidak terjadi lagi seperti itu," ujarnya saat ditemui di Lapangan Brigif 15 Kujang Cimahi, Kamis (25/8/2022).

Sejumlah bobotoh mengantre di loket pengaduan penukaran tiket pertandingan Persib Bandung di Lapangan Tenis Seskoad Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa (23/8/2022).
Sejumlah bobotoh mengantre di loket pengaduan penukaran tiket pertandingan Persib Bandung di Lapangan Tenis Seskoad Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa (23/8/2022). (Tribunjabar.id/Deanza Falevi)

Sementara terkait masih banyaknya oknum suporter klub peserta Liga 1 yang membawa flare ke dalam stadion saat pertandingan berlangsung, PT LIB masih mencari cara untuk mengatasinya.

"Sementara soal flare itu kita masih mencari cara yang tepat biar enggak masuk ke stadion. Memang sejauh ini masih banyak yang masuk," kata Akhmad. 

Baca juga: Pemain Muda Persib Bandung Robi Darwis Masuk Pemusatan Latihan Timnas: Saya akan Bekerja Keras

Upaya tersebut dilakukan karena adanya flare yang dinyalakan di dalam stadion ini telah dilarang, bahkan FIFA dan PSSI juga telah menerapkan aturan tersebut.

Untuk itu, Akhmad mengatakan, jika masih ada suporter yang membawa flare ke dalam stadion, maka klub yang bersangkutan bakal diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. 

"Sanksi untuk klub pasti, sekarang kita sedang mencoba mengarah juga ke pelakunya dan sedang kita susun seperti apa aturannya," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved