Breaking News:

Bos Travel Tewas Dihabisi Sopirnya Sendiri Karena Perkara Gaji, Palu Melayang ke Kepala

Ternyata mayat terbungkus selimut Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut adalah seorang bos travel.

Dok Polres Garut
Penemuan mayat terbungkus selimut di Garut. AKBP Wirdhanto Hadicaksono memantau langsung temuan mayat di wilayah Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Sabtu (20/8/2022). Ternyata identitas mayat terbungkus selimut itu adalah seorang bos travel. 

TRIBUNCIREBON.COM- Kasus penemuan mayat terbungkus selimut akhirnya terungkap.

Ternyata mayat terbungkus selimut Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut adalah seorang bos travel.

Adapun bos travel berinisial SE itu teryata tewas dihabisi oleh sopirnya sendiri.

Dikethaui bos travel asal Batununggal, Kota Bandung itu merenggang  nyawa setelah palu melayang ke wajahnya.

Lebih parahnya lagi, pelaku yang merupakan karyawan korban itu tega menghabisi nyawa pria berusia 40 tahun tersebut lalu membuang jasadnya di Garut.

Baca juga: KABAR Terkini Penemuan Mayat Terbungkus Selimut, Korban Dihabisi Sopirnya Gara-gara Ini

Saat ini, sang sopir travel berinisial RN (43) sudah berhasil ditangkap polisi.

Terungkapnya insiden pembunuhan yang menewaskan bos travel itu berawal dari penemuan mayat terbungkus selimut di atas Jembatan Cisumur, Jalan Kampung Mekarpali, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

Saat ditemukan ada sejumlah luka ditubuh korban. Tak hanya itu, leher korban terlilit kabel dan kakinya terikat.

Baca juga: GEGER, Mayat Terbungkus Selimut dan Terlilit Kabel Ditemukan di Cisewu Garut, Ini Cirinya

Dilokasi kejadian, polisi tidak menemukan identitas korban.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan terungkap jika korban merupakan bos travel berinsial SE asal Kota Bandung.

 
Belakangan diketahui, jika motif pembunuhan bos travel itu lantaran pelaku sakit hati gajinya tidak diberikan selama 1,5 bulan terakhir.

"Profesi korban ini merupakan seorang pengusaha transportasi di daerah Bandung, motifnya adanya sebuah kekesalan karena gajinya belum dibayarkan," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Selasa (23/8/2022) dilansir TribunnewsBogor.com dari tribun jabar.

Pelaku dan korban sempat adu mulut di rumah korban yang beralamat di Jalan Saturnus pada Jumat (19/8/2022) malam.

Korban yang kesal karena ditagih uang gaji oleh pelaku kemudian mengancam menembak pelaku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved