Breaking News:

Kasus Brigadir J

Susno Duadji Akui Adanya Kerajaan Ferdy Sambo di Tubuh Polri, Sebut Miliki Kekuasaan Besar

Pernyataan Mahfud MD tentang adanya kerajaan Ferdy Sambo di internal Polri diamini Mantan Kabareskrim Komjen (purn) Susno Duadji. 

Editor: Mumu Mujahidin
kolase youtube/istimewa
Mantan Kabareskrim Komjen (purn) Susno Duadji benarkan pernyataan Mahfud MD, mengakui adanya kerajaan Ferdy Sambo di Polri. 

TRIBUNCIREBON.COM - Isu soal kerajaan Ferdy Sambo kini tengah menjadi sorotan.

Banyak publik yang penasaran dengan keberadaan kerajaan Sambo, dan siapa-siapa saja yang berada dalam kelompok yang sangat berpengaruh dalam tubuh Polri ini.

Istilah atau keberadaan kerajaan Sambo ini pertama kali disinggung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Pernyataan Mahfud MD tentang adanya kerajaan Ferdy Sambo di internal Polri diamini Mantan Kabareskrim Komjen (purn) Susno Duadji

Menurut Susno Duadji, kekuasaan Ferdy Sambo besar karena posisi strategis yang dimilikinya disalahgunakan untuk membangun jaringan.  

Caranya, kata Susno Duadji, dengan menunjuk berdasarkan like dan dislike (suka atau tidak suka) seseorang yang bisa menempati posisi tertentu.

"Berarti orang yang ditempatkan dengan rekomendasinya (Ferdy Sambo-red) kan bisa menjadi jaringan dia. Kekuasaannya besar sekali," terang Susno dikutip dari wawancara di iNews Sore yang tayang, Kamis (18/8/2022). 

Baca juga: NASIB Ferdy Sambo di Polri akan Berakhir, Sidang Kode Etik Pemecatan Digelar Pekan Depan

Lalu bagaimana mengamati jaringan kerajaannya? 

Menurut Susno Duadji, kalau jaringan kerajaan Sambo yang dimaksud jaringan dia kebawah sehingga dia bisa berbuat apa saja di 'yes' oleh bawahannya, itu bisa saja terjadi.

"Makanya saya katakan jabatan strategis ditempati oleh orang tidak amanah," sebut Susno Duadji yang pernah berkonflik dengan KPK saat menjabat Kabareskrim. 

Susno juga mengurai posisi Ferdy Sambo dari struktur organisasi jabatan dan kepangkatan.

Menurut Susno Duadji, dari struktur organisasi jabatan dia seorang bintang jenderal dua.

 Sedangkan dari struktur posisi di jabatan, dia memegang jabatan strategis, yang artinya bukan sembarang jenderal bintang dua.

"Dia kan kepalanya atau bosnya polisinya polisi," sebut Susno.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved