Breaking News:

Penemuan Mayat

Sesosok Mayat Ditemukan di Hutan Daerah Cirukem Kuningan, Awalnya Warga Cium Bau Busuk

Warga Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, Kuningan digegerkan dengan penemuan mayat di hutan desa setempat.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Warga Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, Kuningan digegerkan dengan penemuan mayat di hutan desa setempat 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Warga Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, Kuningan digegerkan dengan penemuan mayat di hutan desa setempat.

"Benar, ada temuan mayat. Tapi belum dikenal identitas mayat tersebut," kata Wandi warga desa setempat saat memberikan keterangan, Minggu (21/8/2022).

Wandi menyebut bahwa awalnya mayat itu ditemukan oleh Taman (50) warga setempat.

Hal itu menyusul Taman sedang melakukan penebangan kayu yang berada di hutan setempat lalu menemukan mayat tersebut.

"Awalnya, Mang Saman saat motong kayu terus beraktivitas di lingkungan tempat hutan tadi. Mencium bau busuk dan dia melihat sesosok orang yang tergeletak dan pas didekati, Mang Saman menginformasikan bahwa itu ada orang tergeletak, tidak lama kemudian ternyata mayat," katanya.

Baca juga: GEGER, Mayat Terbungkus Selimut dan Terlilit Kabel Ditemukan di Cisewu Garut, Ini Cirinya

Warga Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, Kuningan digegerkan dengan penemuan mayat di hutan desa setempat
Warga Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, Kuningan digegerkan dengan penemuan mayat di hutan desa setempat (Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Kapolsek Garawangi Iptu Deden membenarkan kejadian tersebut, dan setelah mendapatkan laporan dari pemerintahan desa dia bersama anggota langsung menuju lokasi, untuk melakukan olah TKP.

“Setelah mendapat laporan dari pemerintahan desa, saya bersama anggota langsung menuju lokasi ditemukannya mayat, untuk melakukan olah TKP. Dimana dari hasil olah TKP serta pemeriksaan tim Inafis Polres Kuningan, juga tim medis, meninggalnya Sarjam murni karena faktor usia yang telah lanjut, dan diduga korban terjatuh saat mengambil kayu bakar,” jelas Deden.

Hal serupa juga dikatakan Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Muhammad Hafid Firmansyah.

Dia mengklaim bahwa itu murni korban meninggal akibat jatuh.

"Kemudian pihak kelurga pun menolak petugas saat hendak dibawa untuk Autopsi," katanya.(*).

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved