Selasa, 2 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Terjaring OTT KPK di Bandung, Rektor Unila Karomani Diduga Terima Suap PMB Jalur Mandiri

Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandung

Tayang:
(KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA)
Gedung Rektorat Unila. Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandung 

TRIBUNCIREBON.COM- Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandung, Sabtu (20/8/2022) dini hari.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan, Rektor Unila tersebut ditangkap karena diduga menerima suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru (PMB).

 "Terkait dugaan korupsi suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di universitas tersebut," kata Ali Fikri melalui pesan WhatsApp, Sabtu siang.

Ali Fikri menambahkan, enam orang lain juga ditangkap dalam OTT KPK tersebut.

Gedung Rektorat Unila.
Gedung Rektorat Unila. ((KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA))

Penangkapan dilakukan di dua tempat, yakni lima orang diringkus di Bandung dan satu di Bandar Lampung.

Ali tak membeberkan identitas dari enam orang itu. Ia hanya menyebutkan inisial tiga dari enam pelaku yang ditangkap.

Mereka adalah Wakil Rektor berinisial H, lalu pelaku berinisial M dan HF. "Perkembangan lain akan diberitahukan kemudian," kata Ali Fikri.

Sebelumnya, KPK menangkap Rektor Unila Karomani dan empat orang lain di Bandung dan Provinsi Lampung.

 Juru bicara Rektor Unila, Nanang Trenggono mengatakan, pihaknya belum tahu kasus apa yang menyebabkan KPK menangkap Karomani.

"Kita masih tunggu keterangan resmi dari KPK," kata Nanang

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved