Breaking News:

Hari Kemerdekaan

Seorang Ibu Muda di Kota Tasikmalaya Meninggal Saat Mengikuti Lomba Balap Karung 17 Agustusan

Seorang ibu muda di Kota Tasikmalaya dikabarkan meninggal saat balap karung peringati 17 Agustusan.

Editor: dedy herdiana
Dok. Polsek Mangkubumi Tasikmalaya
Warga mengikuti proses pemakaman jenazah Rini (29), ibu muda yang meninggal saat balap karung, Rabu (17/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Seorang ibu muda di Kota Tasikmalaya dikabarkan meninggal saat balap karung peringati 17 Agustusan.

Kemeriahan menggelar berbagai lomba menyambut Hari Kemerdekaan HUT ke-77 RI di Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (17/8), pun berubah duka.

Baca juga: VIRAL, Pawai 17 Agustusan di Garut Ricuh Gara-gara Salah Paham Terkait Bocah Kembar

Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Rini (29) ini meninggal dunia ketika mengikuti perlombaan balap karung antar IRT.

Ibu muda kelahiran Bogor 26 Agustus 1993 ini awalnya terjatuh dan pingsan saat perlombaan balap karung berlangsung.

Warga yang menyaksikan. kejadian itu berhamburan memberikan pertolongan. Karen korban pingsan, warga segera melarikan korban ke klinik terdekat.

"Namun saat petugas klinik melakukan pemeriksaan, korban diketahui sudah meninggal dunia," kata Kapolsek Mangkubumi, Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Hartono.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Ambulans Bawa Pasien Tabrakan Adu Banteng dengan Motor di Sukalarang Sukabumi

Petugas Polsek yang mengumpulkan keterangan dari keluarga dan warga, mendapat informasi bahwa korban memiliki riwayat hipertensi.

Warga yang menjadi saksi mata juga menyebutkan, korban jatuh tanpa ada faktor kesengajaan pihak lain.

"Petugas klinik yang memeriksa tubuh korban tak menemukan adanya luka mencurigakan," kata Hartono.

Pihak keluarga korban pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk diurus sebagaiman mestinya.

"Karena tak ditemukan hal-hal mencurigakan, suami korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah," ujar Hartono.

Jenazah korban dimakamkan di pemakaman kampung setempat. (firman suryaman)

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved