Breaking News:

Detik-detik Reka Ulang Upacara Bendera 16 Agustus 1945 di Rengasdengklok Karawang Diiringi Tangis

Ribuan orang reka ulang peristiwa upacara 16 Agustus 1945 sebelum diproklamirkannya Kemerdekaan Republik Indonesia di Rengasdengklok.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Cikwan Suwandi
Saat itu ribuan peserta dari komunitas melakukan reka ulang peristiwa upacara 16 Agustus 1945 sebelum diproklamirkannya kemerdekaan Republik Indonesia di Rengasdengklok. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Nurjanah (43) mengaku buluk kuduknya terasa berdiri, bahkan ia tak mampu menahan air matanya saat memberikan hormat kepada bendera merah putih di Tugu Proklamasi, Desa Rengasdengklok Selatan, Karawang, Jawa Barat.

Padahal Nurjanah bukanlah peserta saat itu, ia hanya pedagang di kios sekitar tugu.

Saat itu ribuan peserta dari komunitas melakukan reka ulang peristiwa upacara 16 Agustus 1945 sebelum diproklamirkannya Kemerdekaan Republik Indonesia di Rengasdengklok.

Ketika menaikan bendera merah putih, ketika masa itu para warga Rengasdengklok membacakan shalawat. Hal serupa pun dilakukan dalam reka ulang.

"Saya terharu, ketika melihat bendera naik. Kemudian shalawat menggema dari peserta upacara," kata Nurjanah di lokasi, Selasa (16/8/2022).

Ketua Pejuang Siliwangi Jawa Barat Acep Jamhuri menyebutkan, pihaknya dalam reka ulang upacara tersebut ingin melakukan napak tilas atau mereplikasi peristiwa 77 tahun silam.

"Jadi alhamdulillah semua komunitas masyarakat termasuk masyarakat Rengasdengklok dan tokoh-tokohnya hadir dan ini difasilitasi oleh kami Pejuang Siliwangi Indonesia dan PWI Karawang," katanya.

Acep sangat berharap, adanya pendalaman sejarah mengenai peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945.

Baca juga: Kumpulan Link Twibbon Hari Kemerdekaan RI 17 Agutus 2022 Gratis! Berikut 10 Link Twibbon

Ia menilai, peristiwa tersebut merupakan salah satu peristiwa yang paling penting dalam kemerdekaan Republik Indonesia.

Ribuan anggota komunitas motor dan mobil serta masyarakat mengikuti Pawai Kirab Merah Putih ke Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok kemudian mereka melakukan reka ulang upacara 16 Agustus 1945.

Ketua PWI Karawang Aep Saepuloh mengatakan kegiatan kirab merupakan upaya untuk memberikan penghormatan kepada pahlawan dan mengambil semangat juang para pahlawan kemerdekaan.

"Semangat ini penting sebagai cara mengisi kemerdekaan di masa sekarang. Selain itu, juga untuk menghidupkan Rengasdengklok sebagai saksi sejarah jelang kemerdekaan," kata Aep.

Baca juga: Dua Mahasiswi Subang Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Atas Tebing Curam

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved