Breaking News:

Melihat Tradisi Sembahyang King Ho Ping bagi Umat Budha di Klenteng Hok Tek Tjeng Sin Majalengka

Peringatan King Ho Ping adalah upacara memanjatkan doa seperti yang biasa dilakukan kalan sembahyang pada umumnya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Klenteng Hok tek Tjeng Sin Majalengka menyelenggarakan peringatan King Ho Ping atau Bohto, sebagai upacara puncak mengantarkan roh leluhur kembali ke asalnya, Jumat (12/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Klenteng Hok tek Tjeng Sin Majalengka menyelenggarakan peringatan King Ho Ping atau Bohto, sebagai upacara puncak mengantarkan roh leluhur kembali ke asalnya.

Peringatan itu dilakukan secara sederhana oleh umat Budha yang datang dari beragam daerah, Jumat (12/8/2022).

Menurut Dewan Pembina Klenteng, Siansu Edhy Subarhi bahwa peringatan King Ho Ping adalah upacara memanjatkan doa seperti yang biasa dilakukan kalan sembahyang pada umumnya.

Namun pada upacara kali ini, sekaligus memohon agar Tuhan mengampuni semua dosa yang telah meninggal dunia.

Berbagai macam makanan 'ritual' dalam perayaan Ultah Dewa Bumi yang dilakukan oleh para ummat Konghucu di Klenteng Hok Tek Tjeng Sin, Kamis (3/3/2022).
Berbagai macam makanan 'ritual' dalam perayaan Ultah Dewa Bumi yang dilakukan oleh para ummat Konghucu di Klenteng Hok Tek Tjeng Sin, Kamis (3/3/2022). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Mereka yang belum mendapat tempat secara baik agar ditempatkan di sisi Tian Yang Maha Agung.

Kegiatan tersebut biasa dilakukan di bulan ke tujuh imlek setelah tanggal 15.

Kegiatan bisa dilakukan hingga akhir bulan ke tujuh imlek.

“15 Chit Gwee tahun ini jatuh pada 12 Agustus 2022. Ini sekaligus pelimpahan jasa-jasa kepada leluhur. Di samping menyampaikan doa memohon ampunan juga agar semua leluhur yang telah meninggal ditempatkan di sisi Tian Yang Maha Agung," ujar Edhy Subarhi, Jumat (12/8/2022).

Pada upacara kali ini, jelas dia, diawali dengan sembahyang di 9 altar yang berisi sesajen dengan melambangkan lima warna serta samseng tiga binatang darah dan air.

Baca juga: Melihat Ummat Konghucu Rayakan Ultah Dewa Bumi di Klenteng Hok Tek Tjeng Sin Majalengka

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved