Breaking News:

Jelang Peringatan HUT ke-77 RI, PDIP Kuningan Lakukan Riset dan Ekspedisi di Kawasan Gunung Ciremai

Jelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI, kader PDIP Jawa Barat dan Kuningan mengadakan kegiatan ekspedisi dan riset

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy saat menyampaikan kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (14/9/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Jelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI, kader PDIP Jawa Barat dan Kuningan mengadakan kegiatan ekspedisi dan riset ke sejumlah gunung tertinggi di Jabar, termasuk Gunung Ciremai di Kuningan.

"Kebetulan menghadapi agenda dekat untuk kegiatan partai, kita menyiapkan sebanyak 77 kader PDIP untuk mengikuti kegiatan Ekspedisi Trisakti," ungkap Sekretaris DPC PDIP Kuningan Nuzul Rachdy sekaligus sebagai Ketua DPRD Kuningan, saat melangsungkan wawancara husus dengan TribunCirebon.com, di ruang kerjanya tadi, Kamis (11/8/2022).

Ekspedisi Trisakti, kata Zul sapaan akrab politisi PDIP ini, sebagai bentuk program partai. Sebab, selain melakukan pendakian Gunung Ciremai itu akan dilakukan juga penelitian sumber daya alam kawasan Gunung Ciremai.

"Ya, untuk program kerja Ekspedisi Trisakti ini, kita akan naik Gunung tertinggi di Jawa Barat, seperti Gunung Ciremai, Gunung Gede, Gunung Pangrango dan Gunung Cikuray," katanya.

Baca juga: 7 Satwa Dilindungi Dilepasliarkan di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai Majalengka

Secara teknis pelaksanaan, kata Zul mengaku bahwa mereka tergabung dalam kegiatan Ekspedisi Trisakti ini memiliki tim di masing - masing daerah.

"Namun mengenai teknis untuk pelaksanaan naik Gunung Ciremai. Kita melibatkan kader dan masyarakat serta petani hutan. Jadi, saat mendaki itu akan dilakukan juga penelitian atau riset sumber daya alam," katanya.

Zul mengatakan, ekspedisi ini untuk mencari tanaman endemik yang bisa menjadi alternatif pangan. Berlangsung selama tiga hari, pada 15-17 Agustus 2022. 

"Ya, dalam pelaksanaan nanti. Kita tidak hanya naik gunung saja. Tapi kita akan melakukan penelitian, seperti tumbuhan endemik atau jenis hasil hutan lainnya. Nah, dari hasil penelitian itu, apakah jenis itu bisa kita kembangkan di daerah dataran rendah atau lingkungan sekitar," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved