Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

'Tembak, Tembak', Bharada E Orang Pertama yang Menembak Brigadir J, Lalu Pelaku Lain

Penembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat hingga meninggal di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, diduga lebih dari satu.

(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN /// Tribunjambi.com/Aryo Tondang)
Bharada E (kiri) Samuel Hutabarat ayah Brigadir J (kanan) 

TRIBUNCIREBON.COM- terungkap pengakuan jika Bharada E merupakan sosok orang pertama yang menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

Bharada E sendiri sempat mengajukan diri untuk menjadi saksi pelaku atau justice collaborator.

Pihak pengacara menilai langkah Bharada E tersebut mengisyaratkan bahwa ada pelaku lain dalam kronologi kematian Brigadir J.

"Intinya dia mengakui kesalahannya, berarti dia berbuat juga. Karena dia mau justice collaborator, berarti ada pelaku lain, itu isyaratnya." ujar Muhammad Burhanuddin selaku pengacara baru Bharada E.

Baca juga: Bharada E Bantah Ada Tembak Menembak di Rumah Ferdy Sambo, Proyektil di Dinding Diduga Rekayasa

Penembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat hingga meninggal di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, diduga lebih dari satu.

Namun, baru satu tersangka yang diketahui turut menembak, yakni Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Menurutnya, Bharada E merupakan orang yang pertama kali menembak, kemudian diikuti orang lainnya.

"Nembak pertama Bharada E. Selanjutnya ada pelaku lain," ungkap Boerhanuddin kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Isi Surat Bharada E untuk Keluarga Brigadir J, Ngaku Lega & Plong Usai Ungkap Fakta Ini

Ia menerangkan, hal tersebut diketahui saat Bharada Eliezer diperiksa oleh tim khusus bentuk Kapolri. Ada dugaan penembak lebih dari satu di tempat kejadian.

"Info hari ini dari keterangan Bharada E, dapat perintah menembak dari atasan."

 
"Pelaku yang menembak lebih dari satu. Tidak ada tembak-menembak," beber Boerhanuddin.

Bharada Eliezer menembak karena mendapatkan tekanan dari atasannya yang juga ada di lokasi.

Namun, Boerhanuddin enggan mengungkapkan identitas atasan tersebut.

" Bharada E menembak karena ada tekanan dan perintah dari atasan. (Atasannya) ada di lokasi," terangnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved