Breaking News:

Internasional

Balita Kembar Siam Berhasil Dipisahkan Melalui Operasi Teknologis Realitas Virtual dalam 27 Jam

Anak kembar siam Arthur dan Bernardo Lima di Brazil berhasil dipisahkan dengan operasi teknologi realitas virtual, Senin (1/8/2022).

Editor: Mumu Mujahidin
AFP/Arthur PEREIRA / Rio de Janeiro State Health Department
Bayi kembar siam asal Brasil yang lahir dengan kepala dan otak menyatu telah dipisahkan dengan operasi yang menggunakan teknologi realitas virtual, Senin (1/8/2022). 

TRIBUNCIREBON.COM - Anak kembar siam di Brazil berhasil dipisahkan dengan operasi teknologi realitas virtual, Senin (1/8/2022).

Anak kembar siam yang terlahir dengan kepala dan otak yang menyatu ini berusia 4 tahun.

Dokter menggambarkan operasi kembar siam ini yang paling kompleks dari kasus kembar siam lainnya hingga memakan waktu operasi puluhan jam lamanya.

Arthur dan Bernardo Lima lahir pada tahun 2018 di negara bagian Roraima di Brazil utara sebagai kembar kraniopagus, yaitu suatu kondisi yang sangat langka di mana tengkorak kepala mereka menyatu. 

Mereka bertahan dalam kondisi kepala menyatu selama hampir empat tahun.

Selama waktu itu pula, mereka menghabiskan sebagian besar hidup di rumah sakit Rio de Janeiro yang dilengkapi dengan tempat tidur khusus.

Kini anak kembar ini dapat saling menatap wajah masing-masing, setelah melalui sembilan operasi.

Puncak dari operasi tersebut terjadi pada Senin, di mana tim dokter menghabiskan waktu selama 27 jam marathon untuk memisahkan mereka. 

Badan amal medis yang berbasis di London, Gemini Untwined, yang membantu melakukan prosedur tersebut, menggambarkannya sebagai pemisahan yang paling menantang dan kompleks hingga saat ini.

Kesulitan juga dihadapi karena mereka berbagi beberapa pembuluh darah yang vital. 

Baca juga: Bayi Kembar Siam Ayesha dan Aleeya di Bandung Barat Butuh Bantuan untuk Operasi Pemisahan

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved