Breaking News:

Kabupaten Indramayu dan Kota Bandung Jadi Percontohan Smarter World Living Lab di Jawa Barat. 

Kabupaten Indramayu dan Kota Bandung menjadi daerah percontohan Smarter World Living Lab di Jawa Barat. 

Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan layar Video YouTube
Kabupaten Indramayu dan Kota Bandung menjadi daerah percontohan Smarter World Living Lab di Jawa Barat.  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kabupaten Indramayu dan Kota Bandung menjadi daerah percontohan Smarter World Living Lab di Jawa Barat

Smarter World Living Lab ini merupakan kolaborasi antara Gugus Tugas 2 T20 yang dipimpin Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas ITB, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Lead Co-Chait Task Force 2 T20, Prof. Suhono H. Supangkat mengatakan, smart city bukan hanya menggabungkan teknologi dengan kota, namun menyangkut seluruh aspek yang perlu dipersiapkan dalam menerima perubahan dunia yang semakin masif.

"Sejatinya smart city bukanlah menggabungkan kota dengan command center, kota dengan teknologi paling canggih. Smart city merupakan kota yang mampu mencerdaskan warganya, dan memberikan kehidupan yang lebih baik," ujar Suhono, dalam keterangannya Senin (1/8/2022). 

Baca juga: Komisi II DPRD Kota Cirebon Soroti Program Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Cirebon

Menurut Suhono, hal itu menjadi dasar terciptanya pendekatan Smarter World Living Lab.

Karakteristik kota yang berbeda-beda pun, kata dia, akan mendorong perlunya Living Lab dalam menyelesaikan masalah-masalah di sebuah wilayah karena solusi terhadap setiap wilayah tidak dapat disamakan.

Laboratorium hidup atau Living Lab, kata dia, merupakan sebuah pendekatan penyelesaian masalah nyata dalam suatu area terbatas yang berpusat pada manusia dengan mengintegrasikan berbagai solusi penelitian dan industri dalam sebuah ekosistem terbuka untuk merangsang adanya inovasi baru.

Kepala BP2D Provinsi Jawa Barat yang juga Kepala T20 Jawa Barat, Linda Al-Amin menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi pendekatan Living Lab ini.

"Saya sangat setuju dengan adanya Living lab ini, karena dimulai dari hal keci, wilayah yang kecil diharapkan hal ini mampu menjadi sukses story dari Jawa Barat sehingga mampu diterapkan di wilayah wilayah lain. Pemprov Jabar akan mendukung dan memastikan agar pendekatan ini tetap berinergi dengan tujuan Jawa Barat," ujar Linda.

Soft Launching Smarter World Living Lab sendiri sudah dilaksanakan pada Rabu, 27 Juli 2022, dihadiri oleh Prof. Bambang Brodjonegoro (Lead Co-Chair T20), Prof. Faisal Fathani (Plt. Direktur Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat), Linda Al Amin (Kepala BP2D Provinsi Jawa Barat), Yayan Ahmad Brilyana (Kadiskominfo Kota Bandung), Ir. Aep Surahman (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu) serta Prof. Suhono H. Supangkat (Lead Co-Chait Task Force 2 T20).

Peluncuran ini dibuka dengan simbolis pemukulan Gong oleh Prof. Suhono dan didampingi oleh perwakilan pemerintah yang hadir.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved