Breaking News:

Advertorial

DPRD Dorong Pemprov Jabar Bangun PJU di Jalan Cikamurang - Jangga Indramayu

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. Kasan Basari, mengatakan, saat ini ruas jalan tersebut sama sekali belum dilengkapi PJU.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Suasana jalur alternatif Pantura via Jatibarang - Krangkeng, Kabupaten Indramayu, yang minim PJU, Rabu (29/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong Pemprov Jawa Barat membangun lampu penerangan jalan umum ( PJU) di ruas Jalan Cikamurang - Jangga, Kabupaten Indramayu. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemprov Jawa Barat.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. Kasan Basari, mengatakan, saat ini ruas jalan tersebut sama sekali belum dilengkapi PJU.

Padahal, Jalan Cikamurang - Jangga merupakan satu-satunya akses bagi warga Jalur Pantura Indramayu ke Tol Cikampek - Palimanan (Cipali).

"Kami juga mendorong Dishub Jawa Barat untuk segera menyusun perencanan pembangunan PJU di Jalan Cikamurang - Jangga dalam rencana kerja pembangunan Provinsi Jawa Barat," kata H. Kasan Basari saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Rabu (20/7/2022).

Baca juga: Pansus DPRD Kota Cirebon dan Tim Asistensi Bahas Materi Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan

Suasana jalur alternatif Pantura via Jatibarang - Krangkeng, Kabupaten Indramayu, yang minim PJU, Rabu (29/5/2019).
Suasana jalur alternatif Pantura via Jatibarang - Krangkeng, Kabupaten Indramayu, yang minim PJU, Rabu (29/5/2019). (TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Ia mengatakan, minimnya PJU hampir terjadi di seluruh ruas jalan yang menjadi Pemprov Jabar di wilayah Kabupaten Indramayu, misalnya, di ruas jalan Hargeulis - Patrol.

Karenanya, Anggota Fraksi Partai Gerinda tersebut meminta Pemprov Jabar segera mengatasinya.

Menurutnya, keberadaan lampu PJU sangat dibutuhkan karena untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan yang melintas, khususnya pada malam hari.

Kondisi jalan yang gelap dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan dan rawan tindak kriminal.

"Ruas jalan ini juga berperan sangat vital dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga sudah sepatutnya kondisinya harus aman dan nyaman. Kalau sekarang, jalannya gelap karena tidak ada PJU," ujar H. Kasan Basari.

Pihaknya juga mendorong agar ruas jalan tersebut dinaikkan statusnya dari pemeliharaan rutin menjadi perbaikan untuk betonisasi.

Sebab, kondisi saat ini jalan tersebut cenderung bergelombang, terutama di ruas yang masih beraspal hotmik dan belum dibeton.

Ia menyampaikan, Jalan Cikamurang - Jangga merupakan akses menuju Jalan Tol Cipali bagi warga Kabupaten Indramayu, sehingga kondisinya harus representarif seperti halnya ruas jalan di Kertajati, Kabupaten Majalengka, maupun Kalijati, Kabupaten Subang.

"Kami meminta agar ruas Jalan Cikamurang - Jangga dibeton seluruhnya, karena kalau hanya aspal hotmik dikhawatirkan menjadi bergelombang meski sudah diperbaiki dan ditambal. Ini harus masuk dalam program prioritas pada tahun depan," kata H. Kasan Basari.

Baca juga: RICUH Demo Penolakan Kenaikan Harga BBM di DPRD Kota Cirebon Berujung Adu Jotos Mahasiswa & Aparat


 

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved