Breaking News:

Puluhan Jemaah Haji Indonesia Wafat Saat Menunaikan Ibadah Haji, Dokter Ungkap Penyebabnya

Total ada 58 jemaah haji Indonesia meninggal dunia, berdasar data per Minggu (17/7/2022).

Editor: Mumu Mujahidin
Dok/Petugas Haji asal Majalengka
Seorang calon haji asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat meninggal dunia di Arab Saudi pada Rabu (29/6/2022) waktu setempat. 

Menurut Budi, kerentanan kesehatan jemaah dapat diantisipasi melalui penguatan promosi kesehatan.

Berbagai upaya promosi kesehatan dilakukan tim, mulai dari kampanye #jangantungguhaus dari awal sebelum keberangkatan jemaah haji.

Selain itu juga seruan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri terutama saat keluar pondokan dan beribadah.

Serta adanya kampanye untuk minum obat teratur bagi jemaah haji risti dan memiliki komorbid.

''Untuk menjaga jemaah tetap sehat dan mencegah atau memperburuk kekambuhan,'' tambah Budi.

Dari sisi kapasitas tenaga kesehatan, dilakukan penguatan formasi 30. Setiap 30 jemaah paling berisiko, pada masing masing kloter harus selalu didampingi oleh Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter.

Baca juga: PERDANA, Haji Faisal Ngamuk ke Doddy Sudrajat Gegara Hal Ini, Tegaskan Melanggar Etika

Selain itu juga adanya screening atau pemeriksaan ulang serta kontrol rutin bagi jemaah haji risti di tiap tiap kloter.

Budi pun berterima kasih kepada Kementerian Agama atas kerjasama yang baik di lapangan. Sehingga penyelenggaraan kesehatan selama operasional haji berjalan dengan baik.

Selain itu pihaknya juga meminta agar kerjasama yang baik dapat terus terjalin sehingga angka kesakitan dan kematian jemaah dapat terus terjaga.

''Jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya, ini sesuai dengan yang kami prediksikan. Mudah mudahan dengan kerjasama berbagai pihak angka 1 per mil bisa kita jaga,'' kata Budi lagi.

Pihaknya juga mengusulkan untuk rekomendasi kebijakan haji di tahun mendatang, perlu rekomendasi dari Tenaga Kesehatan haji (TKH) Kloter bagi jemaah yang akan menjalankan ibadah sunnah.

''Jika dimungkinkan ke depannya, untuk ritual ibadah sunnah, para KBIH membawa jemaah konsul dulu ke dokter kloter untuk mendapatkan izin. Sehingga betul-betul jemaah sehat yang bisa lakukan ibadah sunnah,'' tutup Budi.(*)

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved