Breaking News:

Kakek Bolot Pensiunan PNS Cabuli Bocah SD di Gudang dekat Musala, Korban Sempat Ditarik & Dibanting

Kakek Bolot yang berusia 64 tahun harus berurusan dengan petugas Satreskrim Polresta Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kakek Bolot saat menjalani pemeriksaan di Ruang Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (14/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kakek Bolot yang berusia 64 tahun harus berurusan dengan petugas Satreskrim Polresta Cirebon.

Pasalnya, kakek yang bernisial HS dan biasa dipanggil Kakek Bolot itu terbukti mencabuli bocah berusia 10 tahun dan masih duduk di kelas 5 sekolah dasar (SD).

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, aksi bejat Kakek Bolot asal Kabupaten Cirebon terjadi pada Minggu (12/6/2022) kira-kira pukul 16.00 WIB.

Bahkan, menurut dia, Kakek Bolot yang merupakan pensiunan PNS itu turut melakukan tindak kekerasan dan ancaman kepada korban.

"Tersangka mengancam korban agar tidak memberitahukan tindakan pencabulan tersebut," ujar Anton saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (14/7/2022).

Adapun tindakan kekerasan yang dilakukan tersangka ialah menarik paksa korban kemudian membanting hingga mencabulinya di dalam gudang.

Ia mengatakan, perbuatan itu dilakukan tersangka di gudang yang berada persis di belakang salah satu musala di Kabupaten Cirebon.

"Tersangka ini sehari-harinya bertugas sebagai marbot di musala tersebut, dan TKP pencabulannya di gudang yang ada di belakangnya," kata Anton.

Anton menyampaikan, usai melampiaskan nafsu bejatnya Kakek Bolot memberikan uang Rp 20 ribu sambil mengancam korban tidak menceritakan pencabulan itu kepada siapa pun.

Namun, tindakan itu terbongkar karena salah seorang warga melihat korban lari ketakutan dari gudang tersebut dan beberapa saat kemudian Kakek Bolot juga keluar.

Orang tua korban pun melaporkan kasus pencabulan tersebut ke Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon dan berhasil meringus Kakek Bolot pada Minggu (26/6/2022) lalu.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara," ujar Anton.

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved