Sosok

SOSOK Marsda TNI Minggit Tribowo, Pemilik Call Sign Snapper, Kini Jadi Komandan Seskoau di Lembang

Sosok Marsekal Muda TNI Minggit Tribowo, pemilik call sign Snapper dan jam terbang lebih dari 1.000 jam, yang jadi Komandan Seskoau

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Wikipedia
Marsekal Muda TNI Minggit Tribowo yang jadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) di Kecamatan Lembang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Sosok Marsekal Muda TNI Minggit Tribowo, pemilik call sign Snapper dan jam terbang lebih dari 1.000 jam, yang jadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) di Kecamatan Lembang.

Sebelumnya, Komandan Seskoau dijabat oleh Marsda TNI Widyargo Ikoputra, sedangkan jabatan tersebut saat ini diisi oleh Marsda TNI Minggit Tribowo. Serah terima jabatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Fadjar mengatakan, sebagai insan prajurit TNI Angkatan Udara, adaptasi dinamika merupakan suatu keharusan, sehingga kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kunci utama pembangunan bangsa melalui pemikiran yang kreatif dan strategis.

Baca juga: SOSOK Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, Lulusan Terbaik Akmil 1991, Naik Pangkat Jadi Bintang Tiga

"Diperlukan figur yang cakap, berpikiran maju, dan berpengalaman dalam menyiapkan pemimpin masa depan TNI Angkatan Udara di mana tugas mulia inilah menjadi tanggung jawab Komandan Seskoau sebagai pimpinan lembaga terhormat ini," ujarnya saat serah terima jabatan di Mako Seskoau, Lembang, Selasa (12/7/2022).

Menurutnya, selama kepemimpinan Marsda TNI Widyargo Ikoputra, peningkatan kualitas ilmu di bidang akademik dan operasi semakin matang, sehingga Fadjar berterima kasih dan menyampaikan apresiasi atas sumbangsihnya kepada lembaga Seskoau.

"Tentunya hal tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kesetiaan Ibu Yanti Ikoputra yang terus mendampingi pengabdian suami di TNI Angkatan Udara," kata Fadjar.

Sementara kepada Komandan Seskoau yang baru, Fadjar meminta untuk segera menyesuaikan diri pada lingkup tugas yang baru. Pihaknya yakin, Marsda Minggit akan bisa memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara.

"Persiapkanlah para calon pimpinan TNI Angkatan Udara masa depan dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Ia mengatakan, penunjukan Marsda Minggit sebagai Danseskoau yang baru ini merupakan sebuah amanah sekaligus pencapain prestasi.

"Saya yakin kepemimpinannya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan latihan TNI AU dimasa depan," ujar Fadjar.

Berikut ini sosok dan profil Marsda TNI Minggit Tribowo sebagaimana dilansir dari wikipedia.

Marsda TNI Minggit Tribowo lahir  9 Maret 1969 adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang sejak 27 Juni 2022 mengemban amanat sebagai Komandan Seskoau.

Minggit merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1991 yang sejak awal kariernya sebagai penerbang tempur OV-10F Bronco di Skadron Udara 1 Lanud Abdulrachman Saleh. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Panglima Komando Operasi Udara II.

Marsekal Muda TNI Minggit Tribowo, S.I.P. merupakan penerbang yang pernah meraih 1000 jam terbang dengan pesawat tempur Hawk 100/200 selama berdinas di Skadron Udara 1 Lanud Supadio, ia memiliki callsign “Snapper”.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. memimpin serah terima jabatan Komandan Seskoau dari  Marsda TNI Widyargo Ikoputra kepada Marsda TNI Minggit Tribowo di Mako Seskoau, Lembang, Selasa (12/7/2022).
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. memimpin serah terima jabatan Komandan Seskoau dari Marsda TNI Widyargo Ikoputra kepada Marsda TNI Minggit Tribowo di Mako Seskoau, Lembang, Selasa (12/7/2022). (TribunJabar.id/Hilman Kamaludin)

Karier Militer
Minggit mengawali karier militernya sebagai perwira pertama Korps Penerbang Tempur di Skadron Udara 1, ia menjadi penerbang OV-10F Bronco dan Hawk 100/200 yang merupakan jenis pesawat tempur yang pernah menjadi bagian kekuatan dari Skadron Udara 1 selama 13 tahun.

Minggit juga pernah menjalani penugasan sebagai Komandan Flight Pendidikan 'C' (Danflight Dik 'C') di Skadron Pendidikan 102 Lanud Adisutjipto.

Jabatan sebagai perwira menengah (pamen) pada kepangkatan Letnan Kolonel Pnb adalah Komandan Skadron (Danskadron) Udara 1 Lanud Supadio, Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio, Pabandya Dalkwal Paban VI Sopsau, dan Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Adisutjipto.

Jabatan pada kepangkatan Kolonel Pnb adalah Komandan Wing Pendidikan Terbang (Danwingdik Terbang) Lanud Adisutjipto, Komandan Wing (Danwing) Udara 3 Tempur Lanud Iswahjudi, dan Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kasau.

Pada saat menjabat sebagai Danwing udara 3, Minggit pernah memimpin 5 pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi untuk mengikuti latihan tempur bersama Royal Australian Air Force dengan sandi Elang Ausindo di Darwin, Australia.

Namun, kelima pesawat tempur tersebut ditarik pulang sesuai dengan instruksi Panglima TNI sehingga latihan tersebut hanya berlangsung selama beberapa hari saja akibat dari dugaan kasus penyadapan Australia terhadap Indonesia.

Minggit mendapatkan promosi jabatan perwira tinggi (pati) pada kepangkatan Marsekal Pertama TNI sebagai Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) TNI AU Supadio yang berkedudukan di Kalimantan Barat pada tanggal 18 Oktober 2016.

Pada 26 Mei 2020, ia mendapatkan promosi kepangkatan Marsekal Muda TNI dengan menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II yang kemudian berganti nama menjadi Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) II. Selanjutnya pada 27 Juni 2022, ia menjabat sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau) hingga sekarang.

Riwayat Pendidikan

  • Akademi Angkatan Udara (AAU) (1991)
  • Sekolah Penerbang (Sekbang) (1994)
  • Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) (2000)
  • Sekolah Instruktur Penerbang (2002)
  • Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) (2005)
  • Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) (2014)
  • Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) (2019)

Riwayat Jabatan
Letnan Dua s/d Kapten

  • Pa Pnb Skadron Udara 1 Lanud Abdulrachman Saleh (1994)
  • Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Skadron Udara 1 Lanud Supadio (2000)
  • Komandan Flight Pendidikan 'C' (Danflight Dik 'C') Skadik 102 Lanud Adisutjipto (2003)
  • Komandan Flight Latihan (Danflight Lat) Skadron Udara 1 Lanud Supadio (2004)
  • Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Skadron Udara 1 Lanud Supadio (2004)
  • Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Supadio (2005)

Mayor

  • Komandan Skadron (Danskadron) Udara 1 Lanud Supadio (2005—2006)

Letnan Kolonel

  • Komandan Skadron (Danskadron) Udara 1 Lanud Supadio (2006—2007)
  • Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio (2008—2009)
  • Pabandya Dalkwal Paban VI Sopsau (2009—2010)
  • Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Adisutjipto (2011—2013)

Kolonel

  • Komandan Wing Pendidikan Terbang (Danwingdik Terbang) Lanud Adisutjipto[5] (2013)
  • Komandan Wing (Danwing) Udara 3 Tempur Lanud Iswahjudi[6] (2013— 2014)
  • Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kasau (2014—2016)

Marsekal Pertama

  • Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) TNI AU Supadio[7] (2016—2019)
  • Staf Khusus Kasau (2019)

Marsekal Muda

  • Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II[8] (2020—2022)
  • Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) II[9] (2022)
  • Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau) (2022—Sekarang)

Penghargaan

  • Brevet Driver TNI AU
  • Brevet Wing Penerbang TNI AU
  • Brevet Para TNI AU
  • Brevet Komando Pasgat TNI AU
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved