Breaking News:

Seorang ODGJ Asal Jatiwangi Ditemukan Meninggal di Depan Kantor Kelurahan Majalengka Kulon 

diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) ditemukan meninggal dunia di depan Kantor Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Petugas kepolisian dari Polsek Majalengka Kota dibantu Inafis Polres Majalengka saat mengevakuasi seorang pria diduga ODGJ yang meninggal dunia di depan Kantor Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Sabtu (9/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Seorang pria yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa ( ODGJ) ditemukan meninggal dunia di depan Kantor Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Sabtu (9/7/2022) pagi.

Diduga, meninggalnya ODGJ yang diketahui bernama Agus Mulyadi (49) itu akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Kapolsek Majalengka Kota, AKP Fiekry Adi Permana mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 09.30 WIB.

Baca juga: Ditinggal Sendirian, ODGJ di Indramayu Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya

Pihaknya menerima laporan dari perangkat desa setempat adanya seseorang yang tertidur dengan posisi terlentang di trotoar.

"Kami menerima laporan orang kelurahan bahwa ada orang dalam keadaan meninggal dunia di depan Kantor Kelurahan Majalengka Kulon sekitar pukul 09.30 WIB."

"Laporan itu langsung kami tindaklanjuti dan olah TKP bersama Inavis dan tim medis Puskesmas Munjul," ujar Fiekry saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Sabtu (9/7/2022).

Menurut penuturan warga, jelas dia, korban sudah tergeletak saat saksi hendak keluar rumah untuk beraktivitas.

Setelah melihat dari dekat, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan dari pihak identifikasi Polres Majalengka  diperoleh hasil dari sidik jari korban atau muncul identitas korban."

"Korban atas nama Agus Mulyadi berusia 49 tahun, pekerjaan sebagai buruh yang beralamat di Dusun 02 RT.001, RW.006 Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi Majalengka," ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya membawa jenazah ke Ruang Mayat RSUD Majalengka dan menghubungi pihak keluarga korban.

Hasil pemeriksaan medis di rumah sakit, menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah meninggal selama 6 jam terakhir dan memiliki riwayat ODGJ.

"Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar kurang dari 6 jam dan tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan."

"Lalu, diperkirakan korban meninggal dunia akibat dehidrasi dan sakit jantung bawaan, dikuatkan dengan keterangan keluarga korban yg menyatakan jika korban punya riwayat ODGJ dan kabur dari rumah sejak 2 minggu yang lalu," jelas dia.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek menyebut, pihak keluarga korban menerima sebagai musibah atau takdir, sehingga menolak dilakukan otopsi.

"Alhamdulillah, korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya.

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved