Breaking News:

PMK

Kasus PMK di Kota Cirebon Capai 122 Ekor, Tak Ada Penambahan Kematian dan Potong Paksa

Kasus hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Cirebon tampaknya bertambah.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah sapi di kandang ternak milik Hamid di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (2/6/2022). Ini update kasus PMK 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kasus hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku ( PMK) di Kota Cirebon tampaknya bertambah.

Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon mencatat hingga kini kasus PMK di Kota Udang mencapai 122 ekor.

Plh Kepala Bidang Pertanian dan Peternakan DKPPP Kota Cirebon, Eko Yosi Indriastuti, mengatakan, seratusan ternak tersebut tersebar di sejumlah kandang.

Baca juga: Yuni Shara Blak-blakan, 14 Tahun Menjada Kini Kakak Krisdayanti Akui Kesulitan Mendapatkan Jodoh

Namun, pihaknya memastikan tidak ada penambahan jumlah hewan ternak terjangkit PMK yang mati maupun dipotong paksa.

"Ternak yang dipotong paksa dua ekor, dan mati satu ekor. Kami berharap tidak bertambah lagi," kata Eko Yosi Indriastuti saat ditemui di DKPPP Kota Cirebon, Jalan Kalijaga, Kota Cirebon, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: Korban Pernikahan Sesama Wanita Buka Suara, Beberkan Borok Erayani Selama 10 Bulan Menikah

Ia mengatakan, pada akhir Juni 2022 jumlah hewan ternak yang dinyatakan positif PMK hanya enam ekor, sedangkan 63 ekor lainnya berstatus suspek.

Namun, kini jumlah ternak yang terjangkit PMK meningkat hampir dua kali lipat dibanding ternak yang sebelumnya dinyatakan suspek, yakni mencapai 122 ekor.

Menurut dia, hal tersebut seolah menjadi bukti nyata betapa cepatnya penyebaran PMK terhadap hewan ternak di Kota Cirebon.

Baca juga: Sebentar Lagi, Beli Minyak Goreng Wajib Gunakan PeduliLindungi, Begini Caranya

"Penambahan kasusnya tidak sekaligus, tetapi bertahap sesuai jumlah pemeriksaan sampel di Balai Veteriner Subang, dan hingga kini totalnya 122 ekor," ujar Yosi Eko Indriastuti.

Ia menyampaikan, seluruh hewan ternak yang terjangkit PMK juga terus dipantau kondisinya dan diberikan obat serta vitamin secara rutin.

Pihaknya juga berharap, seluruh hewan ternak tersebut kondisinya membaik dan secepatnya dinyatakan sembuh dari PMK.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved