Kasus Penganiayaan
Warga Dengar Keributan, Ternyata Pria di Sukabumi Dianiaya Gerombolan Bermotor Hingga Meninggal
Seorang pria yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia dibacok gerombolan bermotor.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia dibacok gerombolan bermotor.
Peristiwa pembacokan itu di jalan raya Jayanti, Kampung Jayanti RT 02 RW 04 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/7/2022) malam.
Berdasarkan Informasi diperoleh, peristiwa terjadi sekitar pukul 19.50 WIB.
Warga setempat, Jamal (40) mengatakan, saat kejadian awalnya Dia mendengar suara keributan, saat dilihat ternyata terdapat seorang pengendara yang dibacok gerombolan bermotor.
Saat itu, pengendara tersebut melaju dari arah Bagbagan menuju Palabuhanratu.
Baca juga: Hukum Puasa Dzulhijah Digabung dengan Qadha Puasa Ramadhan, Apakah Sah?
Menurutnya, peristiwa itu tidak berlangsung lama, para pelaku langsung berlarian dan korban juga sempat berusaha melarikan diri dari hajaran pelaku.
"Memang ada pembacokan di sini, tapi gak tahu orangnya, lihat sebentar, keburu pada lari orang-orangnya semuanya naik motor, yang satu lari ke sana (jalan arah kantor Desa) gak naik motor. Satu orang lihatnya (yang dibacok), dua orang yang lari ke sana (arah Palabuhanratu)," kata Jamal di lokasi kejadian, Sabtu (2/7/2022).
Dikonfirmasi terpisah, KBO Reskrim Polres Sukabumi, Ipda Ruskan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban dan pelaku sama-sama mengendarai sepeda motor.
Saat itu, korban dipepet dan dianiaya diduga memakai senjata tajam.
"Iya betul, sama-sama mengendarai sepeda motor, korban dipepet dan selanjutnya korban dianiaya diduga menggunakan sajam, luka tusuk," katanya via pesan.
Baca juga: Penangkapan Pelaku Kasus Subang Dramatis, Kabur Pakai Mobil, Anggota Babinsa Bantu Tangkap
Ruskan mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi.
"Dari tadi malam hingga siang ini penyidik masih periksa saksi-saksi dan anggota Opsnal masih di lapangan," jelasnya.* (M Rizal Jalaludin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/dikeroyokk.jpg)