Senin, 27 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kasus Penganiayaan

Warga Dengar Keributan, Ternyata Pria di Sukabumi Dianiaya Gerombolan Bermotor Hingga Meninggal

Seorang pria yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia dibacok gerombolan bermotor.

Tribunnews
Ilustrasi- Seorang pria yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia dibacok gerombolan bermotor di Jalan Jayanti Sukabumi 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia dibacok gerombolan bermotor.

Peristiwa pembacokan itu di jalan raya Jayanti, Kampung Jayanti RT 02 RW 04 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/7/2022) malam.

Berdasarkan Informasi diperoleh, peristiwa terjadi sekitar pukul 19.50 WIB.

Warga setempat, Jamal (40) mengatakan, saat kejadian awalnya Dia mendengar suara keributan, saat dilihat ternyata terdapat seorang pengendara yang dibacok gerombolan bermotor.

Saat itu, pengendara tersebut melaju dari arah Bagbagan menuju Palabuhanratu.

Baca juga: Hukum Puasa Dzulhijah Digabung dengan Qadha Puasa Ramadhan, Apakah Sah?

Menurutnya, peristiwa itu tidak berlangsung lama, para pelaku langsung berlarian dan korban juga sempat berusaha melarikan diri dari hajaran pelaku.

"Memang ada pembacokan di sini, tapi gak tahu orangnya, lihat sebentar, keburu pada lari orang-orangnya semuanya naik motor, yang satu lari ke sana (jalan arah kantor Desa) gak naik motor. Satu orang lihatnya (yang dibacok), dua orang yang lari ke sana (arah Palabuhanratu)," kata Jamal di lokasi kejadian, Sabtu (2/7/2022).

Kondisi di lokasi pembacokan di Jalan Jayanti, Kampung Jayanti RT 02 RW 04 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (2/7/2022)
Kondisi di lokasi pembacokan di Jalan Jayanti, Kampung Jayanti RT 02 RW 04 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (2/7/2022) (Tribun Jabar/M Rizal)

Dikonfirmasi terpisah, KBO Reskrim Polres Sukabumi, Ipda Ruskan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban dan pelaku sama-sama mengendarai sepeda motor.

Saat itu, korban dipepet dan dianiaya diduga memakai senjata tajam.

"Iya betul, sama-sama mengendarai sepeda motor, korban dipepet dan selanjutnya korban dianiaya diduga menggunakan sajam, luka tusuk," katanya via pesan.

Baca juga: Penangkapan Pelaku Kasus Subang Dramatis, Kabur Pakai Mobil, Anggota Babinsa Bantu Tangkap

Ruskan mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

"Dari tadi malam hingga siang ini penyidik masih periksa saksi-saksi dan anggota Opsnal masih di lapangan," jelasnya.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved