Zimbeul, Miras Oplosan Maut Ternyata Mengandung Bahan Ini, Tewaskan 8 Warga Karawang
Polisi Resor Karawang mengungkap Zimbeul, miras oplosan maut yang menewaskan delapan warga Karawang, Jawa Barat.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi
TRIBUNCIREBON.COM,KARAWANG- Polisi Resor Karawang mengungkap Zimbeul, miras oplosan maut yang menewaskan delapan warga Karawang, Jawa Barat.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono menyebutkan, si peracik R (30) yang telah mendapatkan modal akan menyiapkan sejumlah bahan yakni Alkohol dengan kadar antara 70 persen hingga 90 persen.
Kemudian ia akan mencampurkan air galon, melki, citrun yang kemudian dicampurkan dengan gula.
"Setelah diracik, maka miras oplosan itu kemudian dikemas dalam botol 400 mili liter hingga 600 mililiter, " katanya.
Harga Zimbeul yang mereka jual Rp 25 ribu. Setiap hasil penjualan, uang akan langsung diberikan melalui transfer kepada pemodal yang berada di luar Pulau Jawa.
Baca juga: Korban Diduga Tewas karena Miras Oplosan Bertambah Jadi 8 Orang, Ini Kata Kapolres Karawang
Setelah jadi, kata Aldi, miras oplosan itu bakal dijual oleh dua tersangka lainnya yakni Y (25) dan D (27). Pemasaran akan dilakukan dari mulut ke mulut.
Dari keterangan para korban selamat usai meminum Zimbeul, mereka merasakan perut seperti diperas, lalu pusing dan mual.
Untuk dugaan korban yang meninggal karena miras oplosan itu, kata Aldi, untuk di Kecamatan Klari berinisial
WA (28).
Kemudian di Kecamatan Karawang Timur yakni S(31), R (22) dan A (40). Lalu untuk di Rawamerta yakni R (24), D(18), T (17) dan K (18). (Cikwan Suwandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/polisi-resor-karawang-mengungkap-zimbeul-miras-oplosan-mautd.jpg)