Breaking News:

NIAT Pelihara Anak Anjing, Wanita Ini Kaget Bobotnya Naik 100 Kg, Eh yang Dipelihara Hewan 'Raksasa'

Sungguh tak diduga, ternyata Su Yun selama ini memeliharan seekor anak beruang hingga tumbuh besar.

China News
NIAT pelihara anak anjing, wanita ini kaget bobotnya naik 100 kg 

TRIBUNCIREBON.COM - Memiliki hewan peliharaan memang mengasyikan, selain dapat menghibur, kadang terdapat tingkah lucu dari bintang yang dipelihara.

Untuk memelihara binatang termasuk anak anjing diperlukan treatmen khusus, agar binatang peliharaan menyayangi si tuan.

Di samping itu, kebutuhan dari binatang peliharaan pun harus terpenuhi agar binatang kesayangan bisa tumbuh dengan baik.

Hal yang sama juga dilakukan oleh seorang perempuan bernama Su Yun yang memelihara anak anjing.

Ia bahkan memberikan makanan dan perawatan pada anjing kesayangannya.

Selama dua tahun memeliharanya, Su Yun tak menaruh hal curiga, hanya saja dirinya kaget anjing peliharaanya tak seperti anjing pada umumnya.

Pasalnya, anjing yang dipeliharanya tumbuh dengan bobot yang tak biasa.

Sungguh tak diduga, ternyata Su Yun selama ini memeliharan seekor anak beruang hingga tumbuh besar.

Dikutip dari Mirror, wanita asal China ini menemukan hewan tersebut saat sedang berlibur.

Su Yun mengira beruang tersebut adalah anak anjing 'Tibetan Mastiff'.

Tanpa ragu-ragu, Ia membeli dan membawanya pulang untuk jadi hewan pelliharaan.

Su Yun dan keluarga tinggal berdampingan dengan beruang ini selama kurang lebih 2 tahun.

Pada awalnya, Su Yun sama sekali tidak mencurigai apa-apa.

Padahal, nafsu makan hewan itu jauh melebihi anjing biasa.

"Satu kotak buah-buahan, dan dua ember mie setiap harinya," kata Su Yun.

Rasa khawatir mulai muncul saat 'anjing' peliharaan Su Yun membesar dalam kurun waktu yang relatif singkat.

Karakteristiknya semakin lama semakin tidak menyerupai seekor anjing.

Dugaan Su Yun diperkuat ketika melihat hewan tersebut berjalan menggunakan 2 kaki belakang.

Hal ini membuat wanita tersebut menjadi cemas.

"Aku agak takut sama beruang," ungkapnya.

Su Yun akhirnya memutuskan untuk menghungi lembaga penyelamatan hewan.

Mereka mendatangi rumah Su Yun di Kunming, Provinsi Yunnan, China, untuk mengonfirmasi kecurigaan Su Yun.

Benar saja, 'anjing' peliharaan wanita ini ternyata merupakan seekor beruang langka yang nyaris punah.

Hewan itu diidentifikasi sebagai Beruang Hitam Asia, juga dikenal sebagai Beruang Bulan / Beruang dada putih.

Saat direlokasi dari rumah Su, bobot beruang ini mencapai 113 kg.

Sekarang, Ia berada di Pusat Penyelamatan Satwa Liar Yunnan.

Kesalahpahaman ini menjadi salah satu gejala maraknya jual beli hewan langka yang ada di China.

Menurut kepercayaan setempat, organ Beruang Hitam Asia memang telah lama digunakan sebagai bahan pangan dan obat tradisional.

Kisah lain, perempuan ini sengaja memelihara buaya

Baru-baru viral di media sosial, aksi seorang wanita asal Taiwan yang memelihara buaya.

Tanpa rasa takut, wanita asal Taiwan tersebut bahkan tampak memeluk buaya yang dipeliharanya.

Lebih mengejutkan lagi, wanita tersebut bahkan sampai memelihara sebnyak enam buaya sekaligus di rumahnya.

Bahkan, wanita tersebut justu membiarkan binatang peliharannya bebas berkeliaran di rumahnya, mengingat dirinya tak mempersiapkan kandang untuk buaya yang dipeliharanya itu.

Diketahui wanita yang memelihara buaya itu bernama Sashimi, ia pun sangat viral karena sering membagikan kehidupan sehari-harinya bersama 6 buaya peliharaannya.

Alasan Sashimi memilih memelihara buaya dibandingkan hewan lainnya, karena ia telah jatuh hati dengan spesies berdarah dingin tersebut.

Tak hanya sebagai teman bermain, Sashimi juga sering mengajak hewan peliharaannya itu untuk tidur bersama.

Tanpa rasa takut ia bahkan memeluk sang buaya dalam tidurnya.

Untuk aktivitas sehari-harinya seperti memasak, Sashimi ternyata kerap diikuti dan diawasi oleh 6 peliharaannya itu.

Meski terlihat garang, rupanya buaya juga bisa mengalami rasa sakit, hal itu dibocorkan langsung oleh Sashimi.

"Orang berpikir kalau buaya nggak akan merasakan sakit karena mereka nggak punya perasaan, tapi itu sebenarnya tak benar.

Mereka sebenarnya punya lapisan jaringan kayak kulit di bawah sisik yang pada dasarnya adalah lapisan kulit yang menebal," terang Sashimi.

Selain itu, Sashimi juga membocorkan titik lemah buaya, yang ternyata terletak di antara sisiknya.

"Jika kamu menyentuh titik lemah di antara sisik, mereka dapat merasakannya dan bereaksi terhadapnya," imbuh penjelasannya.

Meski ia mencintai hewan peliharaanya itu, ia mengakui kalau terkadang dibuat jengkel sebab barang pribadinya seperti sepatu kerap dirusak oleh sang buaya.

Sebagai informasi, buaya yang dipelihara oleh Sashimi ini adalah jenis buaya Amerika Selatan, yang biasanya diolah untuk masakan di Taiwan.

Buaya tersebut ternyata juga dijual cukup terjangkau yaitu seharga 3.000 dollar Taiwan atau Rp 1,3 juta.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved