Piala Presiden 2022
JELANG Lawan Persebaya, Pelatih Persib Bandung Bicara Ini Soal Materi Tim Asuhan Aji Santoso
Terkait kekuatan calon lawan, Robert mengatakan, meski saat ini banyak materi pemain yang berubah, namun . . .
Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Jelang menghadapi Persebaya Surabaya di pertandingan kedua babak penyisihan grup C turnamen Piala Presiden 2022, tim Persib Bandung terus matangkan sejumlah persiapan.
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengatakan, pihaknya masih memberikan program pemulihan kondisi fisik di sela latihan yang dilakukan.
Terlebih, para pemainnya masih merasakan dampak permainan keras dan berat yang terjadi dari pertandingan sebelumnya.
"Mereka (pemain) masih mengeluhkan dampak permainan keras dan berat selama 90 menit sebelumnya. Jadi hari ini kami cenderung memberikan materi recovery, sambil memantau siapa pemain yang paling siap untu pertandingan berikutnya," ujarnya saat ditemui usai latihan tim di Stadion GBLA, Rabu (15/6/2022).
Baca juga: Bobotoh Keluhkan Website Pembelian Tiket Persib vs Persebaya Susah Diakses Hingga Tiket Tak Terbaca
Ia menilai, pertandingan turnamen Piala Presiden 2022, berbeda dengan turnamen sebelumnya, dimana umumnya dijadikan ajang membangun kekuatan tim di masa pra-musim. Namun, kini para pemain dituntut untuk siap menghadapi pertandingan sebenarnya.
"Di sini, meskipun tim-tim baru berlatih sekitar tiga pekan tapi sudah harus fokus dan siap untuk menghadapi pertandingan demi pertandingan," ucapnya
Terkait kekuatan calon lawan, Robert mengatakan, meski saat ini banyak materi pemain yang berubah, namun Persebaya Surabaya masih dilatih oleh pelatih yang sama dan memiliki gaya bermain yang sama.
Bahkan, tim asuhan Aji Santoso tersebut, lanjutnya memiliki kekuatan saat bermain kolektif maupun individunya, dan cukup nyaman saat menguasai bola, meskipun bermain di area permainan yang sempit.
"Seperti halnya musim lalu, mereka masih memiliki gaya bermain yang sama dan dilatih oleh pelatih yang sama. Jadi mereka tim yang bagus," ucapnya.
Menurutnya, melihat persaingan para peserta dalam ajang turnamen Piala Presiden, hampir seluruh pertandingan berakhir dengan kemenangan skor tipis dan imbang, hanya satu pertandingan berakhir dengan skor besar 6-1 yaitu, PSIS Semarang kontra Persita Tangerang.
Berkaca pada situasi tersebut, Robert menilai bahwa sebagain besar berada dalam kekuatan yang sama seperti musim lalu.
"Kita bisa lihat hasil skor di turnamen ini, mayoritas berakhir skor 1-0 atau 1-1, hanya satu laga yang berakhir 6-1. Itu artinya sebagian besar klub masih dalam level yang sama dalam pra-musim ini, maka peluang setiap tim untuk juarai turnamen ini masih terbuka," katanya (Cipta Permana)