Breaking News:

Hadir di Pemakaman Eril, Bukannya Berdoa, Ini yang Dilakukan Rara Pawang Hujan, Akui Diam Dipojokan

Eril ditemukan di Bendungan Enghalde pada Rabu (8/6/2022) oleh seorang guru SD, bernama Geraldine Beldi.

(TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO)
Klarifikasi Rara pawang hujan MotoGP Mandalika terkait hujan lebat disertai petir menyambar saat race MotoGP Mandalika, Minggu 20 Maret 2022. 

TRIBUNCIREBON.COM - Jenazah Emmeril Kahn baru saja dimakamkan pada Senin (13/6/2022) kemarin.

Ribuan orang mengiringi pemakaman Eril di saat-saat terkahirnya.

Diketahui, Eril ditemukan di Bendungan Enghalde pada Rabu (8/6/2022) oleh seorang guru SD, bernama Geraldine Beldi.

Bersamaan dengan hal itu, baik Ridwan Kamil maupun Atalia Praratya tak henti-hentinya mengucap syukur atas ditemukannya jasad sang putra.

Untaian doa pun terus mengiringi kepergian Eril hingga ke lokasi pemakaman di Cimaung, Kabupaten Bandung.

Rupanya, pawang hujan, Rara Istiati atau yang dikenal dengan sebutan Mba Rara turut hadir di lokasi pemakaman Eril.

Lantas apa yang sebenarnya yang dilakukan Rara pawang hujan?

Seperti yang diketahui, nama Rara kian melejit usai dirinya menjadi pawang huja di gelaran MotoGP Mandalika.

Hadir di lokasi pemakaman Eril, Rara rupanya tak berdiam diri saja.

Dirinya diketahui, melakukan aksi berupa memantau agar cuaca bersahabat saat prosesi pemakaman Eril berlangsung.

Bahkan, pewang hujan itu mengatakan jika dirinya hanya berdiam diri di pojokan.

"Saya tadi di pojokan, lihat langit gelap, secara agama islam, saya gak bawa rokok, saya minta rokok, terus pak Sekda yang bacakan Al-fatihah," katanya.

Dia bersyukur karena bisa diizinkan untuk hadir dalam proses pemakaman.

Baca juga: Saingan Rara, Shubi Si Pawang Hujan Bisa Stop Hujan Tanpa Sesajen, Ini Rahasianya

Dihujat netizen usai terawang Eril

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved