Breaking News:

Indonesia Spice Up Kuwait

Beragam Komoditas Makanan & Rempah Indonesia Hadir Pada ASEAN Festival 2022 di Kota Kuwait

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait City berpartisipasi pada pekan pameran dagang dan pariwisata "ASEAN FESTIVAL 2022

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa/KBRI Kuwait
Kepala Perwakilan negara ASEAN, Board of Directors Lulu Hypermarket, pengusaha, dan pengunjung lokal menghadiri pada pekan pameran dagang dan pariwisata "ASEAN FESTIVAL 2022, Minggu 12 Juni 2022. 

TRIBUNCIREBON.COM, KUWAIT - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait City berpartisipasi pada pekan pameran dagang dan pariwisata "ASEAN FESTIVAL 2022", yang diselenggarakan oleh Lulu Hypermarket Kuwait pada 12-18 Juni 2022. 

Festival ini diikuti oleh perwakilan negara ASEAN di Kuwait yaitu Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.

Pembukaan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan negara ASEAN, Board of Directors Lulu Hypermarket, rekan pengusaha, dan pengunjung lokal. 

"This event is an example of mutually beneficial partnership in trade sector between the largest supermarket in Kuwait and ASEAN's food and beverages exporters". I hope this one-week exhibition will enlarge access for Indonesian's products in Kuwait's market," ujar Dubes RI, Ibu Lena Maryana Mukti sebagai Ketua ASEAN Community in Kuwait saat memberi sambutan pada acara pembukaan.

Mengusung tema "Indonesia spice up Kuwait", KBRI bekerjasama dengan distributor produk rempah Indonesia di Kuwait Wahat Al Khoir export-import company membawa ragam poduk unggulan yakni berbagai jenis rempah, makanan jadi, bumbu olahan siap pakai, camilan, berbagi jenis permen.

Aroma sajian kopi tubruk dan teh sereh khas Indonesia membuat booth KBRI ramai oleh pengunjung.

Sejak tahun 2021, Pemerintah Pusat menginisiasi "Indonesia spice up the world" yang bertujuan untuk memperkuat gastrodiplomasi Indonesia dari hulu ke hilir. 

Tujuan lain yang disasar pada kegiatan ini adalah untuk peningkatan wisatawan asing asal Kuwait dengan menginformasikan re-aktifasi layanan Visa on Arrival untuk pemegang paspor Kuwait dan 70 negara lainnya ke 10 New Bali di Indonesia.

Potensi dagang rempah-rempah Indonesia di Kuwait masih terbuka, selain produk mentah, saat ini belum tersedia restoran Indonesia di pusat kota. 

Peluang pasar rempah ini melihat dari jenis masakan Kuwait yang mirip dengan masakan negara Timur Tengah lainnya, memiliki cita rasa yang khas berasal dari penggunaan rempah-rempah seperti kayu manis, lada hitam, cengkeh, dan pala.

Untuk kopi, mereka sangat menggemari gaya penyajian "Turkish coffee" semacam kopi tubruk yang menggunakan jenis kopi Arabica dan Robusta.

ASEAN FESTIVAL adalah pameran tahunan Lulu Group untuk melebarkan kerjasama bisnis dan menarik pengunjung asal Far east Asia yang berjumlah hampir 3 juta atau 70 persen dari total 4,3 juta penduduk.

Rangkaian acara pembukaan ini ditutup dengan persembahan tari Puspanjali yang dibawakan oleh PMI dari organisasi Banjar Bali di Kuwait.

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved