Breaking News:

Indonesia Masters 2022

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti Dikalahkan Ganda Putri China di Final, Begini Kata Fadia

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti kini harus takluk di partai final Indonesia Masters 2022 yang digelar di Istora Senayan, Minggu (12/6/2022

Editor: dedy herdiana
Website PB Djarum
Pasangan baru ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil mengkilap pada laga debutnya di ajang SEA Games 2022, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti kini harus takluk di partai final Indonesia Masters 2022 yang digelar di Istora Senayan, Minggu (12/6/202).

Bertemu dengan unggulan pertama asal China, Apriyani/Fadia tunduk dua gim langsung oleh Chen Qing Chen/Jia Yi Fei, 21-18 dan 21-12.

Mereka menyebut, Apriyani/Fadia masih harus lebih banyak mengumpulkan pengalaman bersama, untuk meningkatkan kekompakan satu sama lain

"Pasangan baru Apriyani (fadia) mungkin masih junior, mungkin masih belum banyak pengalam, tapi saya percaya kedepannya akan lebih baik lagi, pasangan ini pasti akan lebih  hebat kedepannya, hanya butuh banyak bertanding lagi," ungkap Jia Yi Fan usai bertanding.

Apriyani/Fadia sebenarnya dapat mengimbangi permainan ganda putri China pada gim pertama.

Namun beberapa kali Apriyani/Fadia kerap melakukan kesalahan-kesalahan yang menguntungkan pihak lawan.

Terlebih, Siti Fadia yang masih tergolong baru dalam kejuaraan dunia dan belum memiliki jam terbang sebanyak lawan yang ia hadapi.

"Tadi sih pas pertama-tama ada grogi dan ada tegangnya, cuma pas udah main biasa aja, kita udah tau kelebihan mereka,"ujar Siti Fadia saat konferensi pers.

Apriyani/Fadia menyebutkan pola permainan sang lawan bukanlah hal dikhawatirkan.
Pola permainan pasangan China tersebut sudah terbaca oleh Apri/Fadia.

"Permainan mereka kelebihannya apa mereka terapin terus, cuman akunya kurang siap sama pola permainan mereka jadi banyak eorrnya, Padahal pola permainan mereka kaya sebenarnya biasa aja, tapi cuma karena bola buangan kami penempatannya jelek," kata Siti Fadia.

Fadia juga mengakui Chen Qing Chen/Jia Yi Fan memiliki konsistensi permainan yang jempolan. Terlebih teknik-teknik permainan sudah diatas levelnya.

"Mereka lebih konsisten, buangan bolanya terutama mereka tau ada tujuannya, karena mereka udah ngerti satu sama lain, dengan pola permainan mereka, mereka kan lebih banyak menyerang, banyak nutupnya, jadi pasangannya bisa cepet nutup arah-arah serangan," ujar Fadia. (M39)

Baca juga: Fajar Alfian/Muhammad Rian ArdiantoTumbangkan Ganda Putra Cina, Juarai Indonesia Master 2022

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 


Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved