Breaking News:

TKW Meninggal dalam Perjalanan ke Bandara, Keluarga di Cianjur Berharap Bantuan Pemulangan Jenazah

Seorang tenaga kerja wanita asal Cianjur yang kini beralamat di Sukabumi, dikabarkan meninggal dunia dalam perjalanan ke bandara di Johor Baru

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Ilustrasi jenazah di kamar mayat 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBOON.COM, CIANJUR - Seorang tenaga kerja wanita asal Cianjur yang kini beralamat di Sukabumi, dikabarkan meninggal dunia dalam perjalanan ke bandara di Johor Baru, Jumat (10/6/2022) pagi.

TKW yang bernama Dedeh Kurniasih (36) tersebut semula akan pulang ke Indonesia karena menderita sakit. Pihak keluarga kini menanti bantuan karena tak mampu untuk membayar biaya kepulangan Dedeh.

Adik kandung Dedeh, Iyus Rustandi (31), mengatakan sudah enam tahun kakaknya tersebut berada di Malaysia. Namun kepada keluarga di Cianjur jarang ada komunikasi karena sudah menikah dan pindah ke Sukabumi bersama sang suami.

"Tadi siang tiba-tiba ada kabar kakak saya meninggal dalam perjalanan ketika akan pulang ke Indonesia," ujar pria asal Desa Susukan Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur, saat mengadu ke DPC Astakira Pembaruan Kabupaten Cianjur, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Suami dan Orang Tua Menunggu Narmi TKW Asal Karawang Pulang, Hingga Akhirnya Meninggal Dunia

Iyus berkeinginan agar jenasah kakaknya bisa dipulangkan karena ia tak mampu membayar biaya pemakaman di Malaysia.

"Ia berangkat dari agen di Sukabumi, keluarga di sini berharap jenasah bisa pulang namun kami tak punya biaya pemulangan, ada tawaran dimakamkan di sana juga perlu biaya," kata Iyus.

Iyus mengatakan, kakaknya meninggalkan seorang anak berusia enam tahun.

"Saya memberanikan diri datang ke sini karena ibu saya berharap juga jenasah bisa pulang," katanya.

Ketua DPC Astakira Pembaruan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan, mengatakan pihaknya menerima kuasa dari keluarga yang menginginkan jenasah bisa pulang.

"Sudah enam tahun di Malaysia, kondisi sakit sudah dua bulan, almarhumah bermaksud pulang ke Indonesia namun meninggal dalam perjalanan ke bandara tadi pagi," katanya.

Ia mengatakan, setelah menerima kuasa dari keluarga pihaknya akan berusaha semampunya untuk menghubungi pihak terkait agar jenasah bisa dipulangkan.

"Kami akan minta data terkait paspor, agen, dan lainnya termasuk persyaratan permohonan agar bisa dipulangkan," katanya.(fam) 
 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved