Sosok
SOSOK Letkol Laut (P) Abdul Haris, Komandan KRI SIM-367 yang Memimpin Latihan Perang di Lebanon
Sosok Letkol Laut (P) Abdul Haris, Komandan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)367 yang Memimpin Latihan Perang di Lebanon
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNCIREBON.COM - Sosok Letkol Laut (P) Abdul Haris, Komandan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 yang Memimpin Latihan Perang di Lebanon.
Letkol Laut (P) Abdul Haris merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut angkatan 46 (1997-2000).
Ia menjabat Komandan KRI SIM-367 sejak tahun 2020.
Baca juga: SOSOK Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, Jadi Perwira TNI Satu-satunya Naik Pangkat Bintang 3
Baca juga: SOSOK Mayjen TNI Daru Cahyono, Seangkatan Andika, Pengalaman di Dunia Intelijen, Jadi Staf Ahli BIN
Kapal Perang Republik Indonesia Sultan Iskandar Muda (KRI SIM-367) dengan komandan Letkol Laut (P) Abdul Haris selaku Komandan Satgas (Dansatgas) MTF XXVIII-M/UNIFIL memimpin latihan peperangan Anti Udara (PAU) atau Air Defense Exercises 322 (ADEX322) yang diikuti oleh dua unsur kapal perang negara yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) UNIFIL yaitu Kapal Perang Turki TCG YAVUZ (YAV) dan Kapal Perang Yunani HS NIKIFOROS FOKAS (NIF), bertempat di Laut Mediterania Lebanon, Senin (06/06/2022).
Dilansir dari tni.mil.id, rangkaian latihan ADEX 322 diawali dengan Helikopter AS 565 MBE Panther yang onboard di KRI SIM-367 take-off dari atas geladak heli. Dalam latihan ini Helikopter Panther dengan sebutan “Garuda” bertindak sebagai Helikopter musuh yang terbang rendah atau Low Slow Flyer (LSF).
Selanjutnya “Garuda” mendapatkan tugas untuk melaksanakan skenario profil serangan terhadap konvoi sebanyak dua kali dan direspon oleh KRI SIM-367 dengan mengisyaratkan pembentukan tabir sektor kepada dua kapal perang lainnya untuk melakukan aksi pertahanan udara.
Di sela-sela latihan, Dansatgas MTF XXVIII-M/UNIFIL Letkol Laut (P) Abdul Haris, menyampaikan suatu kehormatan untuk KRI SIM-367 didaulat sebagai pemimpin serial latihan dan bertindak selaku High Value Unit sekaligus sebagai Anti Air Warfare Commander.
Menurutnya, tujuan dari latihan bersama yang dilaksanakan secara periodik oleh seluruh kapal perang UNIFIL Maritime Task Force (MTF) di perairan Lebanon untuk menguji respon serta kesiapan unsur-unsur MTF UNIFIL dalam melaksanakan pertahanan menghadapi bahaya ancaman udara.
Bulan April lalu, Kapal Perang Republik Indonesia Sultan Iskandar Muda (KRI SIM-367) yang dikomandani Letkol Laut (P) Abdul Haris selaku Komandan Satgas MTF XXVIII-M/UNIFIL, menerima kehormatan sebagai Kapal Markas dalam latihan Periodic Capability and Readiness Days 4.0 (PICARD 4.0) dari UNIFIL Head of Mission/Force Commander (HoM/FC) Major General Aroldo Lazaro Saenz pada Jumat (01/04/2022).
Satgas MTF Konga XXVIII-L/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) 2019 melaksanakan upacara Transfer Of Authority (TOA) / Serah terima tugas dan tanggung jawab penjaga perdamaian kepada Satgas MTF Konga XXVIII-M/UNIFIL di Dermaga Beirut, Lebanon, Kamis (22/4/2021).\
Serah terima tugas dan tanggung jawab penjaga perdamaian dilaksanakan secara simbolis dari Dansatgas MTF Konga XXVIII-L Letkol Laut (P) Ludfy, S.T., M.M.D.S., kepada Dansatgas MTF Konga XXVIII-M Letkol Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., di hadapan MTF Commander dan para undangan.
Upacara Transfer of Authority dipimpin oleh Maritime Task Force Commander Rear Admiral Axel Schulz yang dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI untuk Lebanon Hajriyanto Y. Thohari, Penasehat Militer RI untuk PBB Brigjen TNI Rudy Adrianto, S.E., MSDS, Commander in Chief of LAF-Navy Captain Haissam Dannaoui, Komandan Kontingen Garuda UNIFIL Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar, Deputy Maritime Task Force Commander-Chief of Staf (DMTFC-COS) Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo, S.E., serta undangan terkait lainnya.
Dalam sambutannya, MTF Commander menyampaikan rasa bangga atas prestasi Satgas MTF Konga XXVIII-L/UNIFIL sebagai penjaga perdamaian dunia baik dari aspek operasi maupun latihan yang dilaksanakan bersama unsur MTF UNIFIL dan LAF Navy serta mengucapkan selamat bertugas kepada Letkol Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., beserta prajurit Satgas MTF Konga XXVIII-M/UNIFIL yang mengawaki KRI Sultan Iskandar Muda 367.
Profil KRI SIM-367
KRI Sultan Iskandar Muda-367 adalah alat utama sistem persenjataan (alutsista) kapal perang TNI Angkatan Laut (AL). Dilansir dari tni.mil.id, KRI Sultan Iskandar Muda-367 merupakan kapal korvet kelas Sigma.
KRI Sultan Iskandar Muda-367 dipesan oleh pemerintah Republik Indonesia dari Schelde Naval Shipbuilding, Belanda.
Lantas, seperti apa spesifikasi KRI Sultan Iskandar Muda-367? KRI Sultan Iskandar Muda-367 Kapal perang KRI Sultan Iskandar Muda-367 merupakan kapal generasi ketiga dari empat unit yang dibangun di negeri kincir angin, Belanda.
KRI Sultan Iskandar Muda-367 merupakan tipe Corvet jenis Sigma Class (Ship Integritet Geometrical Modullarity Approach). KRI Sultan Iskandar Muda-367 diklaim sebagai kapal perang berteknologi mutakhir yang dilengkapi dengan berbagai persenjataan. Di antaranya adalah 4 blok peluncur Rudal Exocet MM-40, 1 buah meriam otomelara, persenjataan anti serangan udara, dan persenjataan anti kapal selam.
Selain itu, KRI Sultan Iskandar Muda-367 juga mempunyai keunggulan dibanding dengan kapal lainnya, yakni mampu menerobos gelombang dengan tingkat keseimbangan yang tinggi. Di samping itu, kapal dengan panjang 90,71 meter dan lebar 13,02 meter ini juga dapat melaju dengan kecepatan 30 knot.
KRI Sultan Iskandar Muda jadi kapal markas KRI Sultan Iskandar Muda-367 sudah menjalani tiga kali penugasan di Satgas Maritim TNI/UNIFIL di Lebanon, yaitu pada 2011, 2014 dan 2021.
Terbaru, KRI Sultan Iskandar Muda-367 menerima kehormatan sebagai kapal markas dalam latihan Periodic Capability and Readiness Days (PICARD) 4.0 dari UNIFIL Head of Mission/Force Commander (HoM/FC) Major General Aroldo Lazaro Saenz pada Jumat (1/4/2022).
Dalam latihan PICARD 4.0 yang digelar di Laut Mediterania, Lebanon tersebut, KRI Sultan Iskandar Muda-367 memimpin tiga unsur kapal perang lainnya yang berasal dari Bangladesh, Turki, dan Yunani. Force Commander UNIFIL onboard di KRI Sultan Iskandar Muda-367 untuk meninjau langsung pelaksanaan tugas kapal-kapal di daerah operasi UNIFIL bagian laut atau Area of Maritime Operation (AMO).
Selain itu, juga melihat langsung jalannya latihan bersama PICARD 4.0 di atas wings bridge KRI Sultan Iskandar Muda-367. Menurut General Aroldo, latihan PICARD ini merupakan latihan bersama yang dilaksanakan secara periodik oleh seluruh kapal perang peserta UNIFIL Maritime Task Force (MTF) di perairan Lebanon.
Tujuannya yakni untuk menjaga kebersamaan dan kesetaraan doktrin dan literasi/dokumen latihan antar beberapa kapal perang negara asing yang tergabung dalam MTF. Di samping itu, juga untuk menjaga profesionalisme prajurit selain pelaksanaan tugas pelayaran patroli menjaga perairan Lebanon yang menjadi tugas pokoknya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Spesifikasi KRI Sultan Iskandar Muda-367, Kapal Perang TNI AL Berteknologi Mutakhir!", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2022/04/07/153000565/spesifikasi-kri-sultan-iskandar-muda-367-kapal-perang-tni-al-berteknologi?page=all.
Penulis : Dandy Bayu Bramasta
Editor : Inten Esti Pratiwi