Breaking News:

Ayah Utang Rp 82 Juta, Remaja Ini Diculik Penagih Sebagai Jaminan, Kini Trauma Disodori Peluru

Korban berjenis kelamin laki-laki ini diculik tersangka pelaku berinisial E (42), warga Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin (6/6) malam.

Editor: Mumu Mujahidin
glocalkhabar.com
Ilustrasi penculikan. Aksi penculikan terjadi di Blora, Jawa Tengah. Tindak penculikan seorang wanita ini ternyata didalangi oleh suami korban. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Remaja berusia 17 tahun yang jadi korban penculikan berlatar utang-pi utang di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, masih trauma.

Korban berjenis kelamin laki-laki ini diculik tersangka pelaku berinisial E (42), warga Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin (6/6) malam.

Namun berkat kesigapan jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya, korban berhasil diselamatkan sekaligus menangkap tersangka saat digerebek di rumahnya, Selasa (7/6).

"Korban saat ini masih trauma akibat intimidasi yang dilakukan tersangka," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, melalui Kanit PPA Satreskrim, Aiptu Josner Siringgoringgo, Rabu (8/6) siang.

Baca juga: Sopir Angkot yang Culik 2 Siswi SMA Ditangkap, Korban Lompat Saat Pelaku Pegang-pegang

Ilustrasi penculikan. Aksi penculikan terjadi di Blora, Jawa Tengah. Tindak penculikan seorang wanita ini ternyata didalangi oleh suami korban.
Ilustrasi penculikan. Aksi penculikan terjadi di Blora, Jawa Tengah. Tindak penculikan seorang wanita ini ternyata didalangi oleh suami korban. (glocalkhabar.com)

Saat E menagih utang Rp 82 juta malam itu, ayah korban tak ada di rumah.

Merasa kesal E kemudian menculik korban untuk dijadikan jaminan.

Saat itu tersangka mengintimidasi korban dengan memperlihatkan borgol dan peluru.

Karena takut, korban akhirnya pasrah saat dibawa pergi.

"Ayah korban yang mengetahui anaknya diculik, langsung melapor," kata Josner. Jajarannya pun langsung bergerak setelah menerima laporan tersebut.

Beruntung, saat korban diselamatkan kondisinya sehat tak kurang suatu apa.

Namun mengalami gangguan psikis akibat trauma jadi korban penculikan.

"Saat ini korban menjalani trauma healing bekerjasama Unit PPA dengan Dinas Sosial. Mudah-mudahan bisa segera pulih," ujar Josner. 

Baca juga: Gagal Tagih Utang, Pria di Tasikmalaya Nekat Culik Anak Penghutang untuk Dijadikan Jaminan

Hadang Polisi Pakai Senjata Tajam

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved