Hatta Rajasa, Zulkifli Hasan & Desy Ratnasari Datang ke Gedung Pakuan, Ridwan Kamil Tegar
Para petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan takziah ke Gedung Pakuan pada Selasa (7/6).
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Para petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan takziah ke Gedung Pakuan pada Selasa (7/6).
Mereka mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, yang hilang di Swiss.
Hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua DPW PAN Jabar Desy Ratnasari, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.
Hatta Rajasa mengatakan keluarga besar PAN secara langsung datang ke Gedung Pakuan yang merupakan rumah dinas Gubernur Jabar, untuk menyampaikan doa dan rasa simpati.
"Hari ini kami keluarga besar Partai Amanat Nasional dipimpin Ketum dan seluruh jajaran di Jabar datang untuk sekaligus kami memberikan rasa simpati dan duka, sekaligus kami juga mendoakan," kata Hatta.
Ia mengatakan pihaknya mendoakan agar upaya-upaya untuk menemukan kembali Emmeril di Swiss segera dikabulkan oleh Allah swt.
"Dengan upaya-upaya doa, kalau Allah berkehendak itu bisa terjadi. Yang kedua tentu kita mendoakan keluarga kang Emil untuk tetap sabar menerima cobaan musibah dan tetap tegar," katanya.
Ia mengatakan Gubernur Jabar terlihat sangat tegar dalam menghadapi cobaan. Karenanya, ia mendoakan dan menghibur, agar keluarga dapat melewati masa-masa yang sedih ini dengan sabar.
Zulkifli Hasan mengatakan Emmeril bisa dipastikan wafat secara syahid. Pihaknya pun menyatakan memang di masa-masa awal ini merupakan masa terberat bagi pihak keluarga yang ditinggalkan.
"Jadi insya Allah syahid ya putra kang Emil. Kami memang datang hari ini, tidak awal-awal, karena terus terang tidak mudah. Kita saja terasa berat dan terpukul sebagai seorang sahabat kang Emil. Tidak bisa melukiskan dengan kata-kata," katanya.
Setelah bertemu Ridwan Kamil, pihaknya bersyukur bahwa Gubernur Jabar ini sangat luar biasa, dengan mental yang tegar. Ridwan Kamil, katanya, bisa kembali bekerja untuk negara.
"Sekali lagi kita doakan kang Emil diberikan kekuatan dan ketabahan, dan almarhum, putra beliau, ditempatkan di sisi Allah yang terbaik. Dan insyaallah jihad, karena sedang mencari sekolah," katanya.